Pertemuan Forum Konsultasi Publik RKPD Pemerintah Provinsi Tahun 2015.

SULUHBALI.CO, Denpasar – Dalam rangka perencanaan pembangunan ke depan, Gubernur Bali, Made Mangku Pastika,  meminta kepada jajarannya khusus Bappeda se-Bali untuk merumuskan pembangunan yang di sesuaikan dengan keadaan keuangan ( APBD ) yang ada.  Demikian disampaikan Gubernur Pastika dalam Forum Konsultasi Publik RKPD Pemerintah Provinsi Tahun 2015 , yang digelar Selasa (18/2) di Gedung Wiswa  Sabha, kantor Gubernur Bali

Dikatakan Pastika Pemerintah Provinsi Bali berkomitmen proaktif sekaligus responsif  terhadap dinamika kehidupan masyarakat yang berkembang di provinsi Bali, yang dituangkan dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah , salah satunya RKPD Provinsi Bali. “Namun demikian, masukan pemikiran dari seluruh pemangku kepentingan dapat memperkaya ide dan gagasan dalam perumusan rencana program pembangunan yang akan dilaksanakan, khususnya pada tahun 2015 mendatang, “ demikian ujarnya. Gubernur berharap  seluruh SKPD di lingkungan pemprov Bali mampu merancang dan merumuskan program-program yang mendukung akselerasi tercapainya Bali Mandara jilid 2, lima tahun mendatang sebagaimana tertuang dalam Rencana pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi  Bali. Partisipasi aktif dari seluruh komponen diharapkan memberikan sumbang saran dan masukan demi penyempurnaan RKPD ini, sehingga benar-benar memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat, dengan tetap berpedoman pada prinsip-prinsip tata kelola pemerintah yang baik. Mengingat RKPD adalah Rencana Kerja (Renja) SKPD sebagai implementasi program Bali Mandara maka esensi program Bali Mandara jilid 2 harus mampu dijabarkan dalam RPJMD 2013-2018, kemudian dioperasionalisasikan melalui rumusan RKPD. “Program yang disusun harus mampu menjawab tantangan  dan menyelesaikan  seluruh permasalahn pembangunan yang tengah kita hadapi, dengan target kinerja yang lebih tajam, output dan outcome yang terukur dan terarah , serta berimplikasi lebih nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” demikian pungkasnya.

Pelaksanaan forum ini yang melibatkan seluruh pihak termasuk perwakilan dewan, kepala bappeda se-Bali dan perwakilan lapisan masyarakat, di harapkan mampu merancang, merencanakan dan menyesuaikan dengan anggaran yang dimiliki daerah bali saat ini. (SB-hum)

video-gustiar

Comments

comments

Comments are closed.