Remaja Kreatif Bali (RKB) berfoto bersama. (foto-bon)

SULUHBALI.CO, Denpasar – Para remaja di Bali saat tergerak hati mereka, sehingga melakukan aksi pengumpulan dana sebagai bentuk kepedulian terhadap korban bencana alam di beberapa wilayah di Bali dan di Tanah Air seperti musibah meletusnya Gunung di Sinabung.

“Saya pribadi dan kami segenap anggota Remaja Kreatif Bali (RKB) mengajak seluruh masyarakat Bali untuk ikut peduli serta menyumbang dan membantu saudara-saudara kita yang tertimpa musibah,” kata Ketua RKB, Pande Putu Adi Setyawan di Denpasar, Minggu (09/02/2014).

Beberapa komunitas dan media juga terlibat dalam aksi penggalangan dana tersebut diantaranya Suluhbali.co, Dapur Olah Kreatif (DOK), Komunitas Flobamora (Flores Sumba Timor Alor), Pemuda Bali Bersatu (PBB), Komunitas Sahabat Indonesia Putih, Tidar, para musisi seperti Scared Of Bums, The Djihard, Porte, Eka (penari) dan pelukis serta sejumlah aktivis lingkungan lainnya.

Kegiatan penggalangan dana diisi dengan pelelangan sebuah lukisan yang langsung dikerjakan di tempat acara digelar oleh salah satu pelukis ternama Wayan “Apel” Hendrawan.

"Apel" Hendrawan saat melukis lukisan yang di lelang. (foto-bon)
“Apel” Hendrawan saat melukis lukisan yang akan di lelang. (foto-bon)

Lukisan yang dilelang seketika terjual dengan harga Rp. 5 juta yang dibeli oleh salah satu penggemar lukisan Handy Saputra. Dan uang tersebut langsung disumbangkan.

Tidak hanya lukisan yang dilelang dalam acara tersebut, beberapa benda yang memiliki harga juga dilelang seperti, Jango Paramartha (pemilik Bog-Bog Magazine) melelang hasil karyanya yang terjual beberapa ratus ribu dari setiap karyanya.

Jango Paramartha ketika menggambar untuk dilelang. (foto-bon)
Jango Paramartha ketika menggambar untuk dilelang. (foto-bon)

Salah satu musisi Bali Scared Of Bums juga melelang hasil karya album mereka kepada salah satu pengunjung acara dan terjual seharga Rp. 300 ribu, yang seketika itu langsung disumbangkan kepada pihak penyelenggara.

Hadir pula salah dalam acara tersebut Ketua dari ormas Pemuda Bali Bersatu yakni Made Mulyawan (De Gadjah) yang ikut berpartisipasi didalam acara tersebut dan menyumbangkan donasinya kurang lebih Rp. 3 Juta, dan De Gadjah sendiri berharap agar acara seperti harus sering dilaksanakan demi membantu sesama.

Made Mulyawan (de Gajah) saat berfoto bersama Mangku Pastika. (foto-bon)
Made Mulyawan (de Gajah) saat berfoto bersama Mangku Pastika. (foto-bon)

Di sela kesibukan para pengisi acara, hadir Gubernur Bali Made Mangku Pastika yang juga menyampaikan apresiasinya atas aksi penggalangan dana yang dilakukan oleh anak-anak muda dalam komunitas tersebut.

“Saya sangat terharu dan mengapresiasi kegiatan ini, kalian generasi muda mempunyai hati mulia untuk berbagi dan ada rasa kebersamaan dengan manusia lainnya,” ucap Pastika.

Menurutnya, berbagi dan menolong sesama merupakan kewajiban setiap individu di dunia dan manusia yang benar-benar asli adalah mereka yang memiliki perasaan dan kepedulian.

“Jadilah manusia asli dan jangan berbalutkan topeng, yang penuh dengan kepura-puraan,” harap mantan Kapolda Bali itu.

Pastika berharap kegiatan peduli bencana alam ini dapat terus dilaksanakan dan berkelanjutan, selanjutnya sumbangan yang terkumpul dapat segera disalurkan kepada para korban di masing-masing lokasi yang sudah terkena bencana.

Pada kesempatan itu, Pastika atas nama pribadi juga memberikan donasi sebesar Rp 10 juta kepada penyelenggara acara. Jumlah dana untuk Bali dan Sinabung terkumpul 31 juta rupiah. Dana tersebut segera disalurkan langsung ke daerah bencana di Sinabung dan Bali (Singaraja dan Jembrana) (SB-bon).

video-gustiar

Comments

comments

Comments are closed.