Rerajahan Bisa Untuk Ngeleyak, Nesti, Teluh, Hingga Menjadi Obat

2570
Kaligrafi rerajahan karya Made Arista.

SULUH BALI, Denpasar – Rerajahan sebagai perenungan aksara Bali memiliki berbagai manfaat dalam kehidupan. Bahkan rerajahan mampu membangkitkan kekuatan power alam semesta.

Menurut Made Arista atau yang akrab dipanggil Jero Alit Bangah menyebutkan rerajahan dirancang sebagai media energy. Energi semesta dimohonkan dengan pikiran  dan japa mantra. Energy ini dapat dapat digunakan untuk tujuan negative maupun positif.

Rerajahan merupakan penggabungan aksara Bali, dimana masing-masing aksara memiliki karakter dan mewakali kekuatan Dewa-dewa.

“Aksara-aksara suci yang tentunya itu mewakili Dewa-dewanya masing-masing ada juga aksara Ongkara yang mewakili aksara Sang Hyang Widhi,” jelas Arista, Selasa (10/10/2016).

Arista menyebutkan Aksara Bali yang ada pada rerajahan itulah yang menjadi kehidupan dan kekuatan dari rerajahan yang dibuat oleh seseorang.

“Aksara Bali itu hidup, semua aksara Bali mewakili kehidupan, apalagi aksara modre walaupun itu dibilang aksara mati tetapi aksara itu yang memberikan kehidupan,” ungkapnya.

Dari susunan aksara Bali khusunya modre ini akan mampu membangkitkan energi alam semesta serta dapat digunakan sesuai peruntukannya.

“Rerajahan itu fungsinya adalah membangkitkan suatu power yang di dalamnya banyak mengandung aksara modre atau asara mati itu,” terangnya.

Made Arista meyebutkan rerajahan diyakini dapat mewujudkan tujuan manusia secara instan. Umumnya rerajahan digunakan leh seorang penekun usada Balian sebagai media dalam memuluskan tujuan pasiennya.

Dalam penggunaannya, menurut Pria yang menjadi penekun spiritual, agama dan juga penulis ini dapat dilihat menjadi dua, yakni kiwadan tengen. Balian pengiwa lebih banyak menggunakan rerajahan untuk tujuan menyakiti orang atau memuluskan tujuan-tujuan jahat seperti untuk ngeleyak, nesti, neluh, nerangjana, mengguna-gunai, penglaris, pengerong dan lain sebagainnya.

Sementara Bali Penengen menurutnya lebih banyak rerajahan diciptakan untuk tujuan-tujuan kebaikan, seperti mengobati, penangkal ilmu hitam, pengimpas-impas dan lain sebagainya. (SB-Skb)

Comments

comments