Rekonstruksi Pembunuhan Dalam Koper

112

 Suasana depan hotel St. Regis tempat rekonstruksi.

SULUHBALI.CO, Denpasar – Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kota Denpasar menggelar rekonstruksi pembunuhan warga negara Amerika Serikat Sheila Von Weise (64) di hotel St.Regis berbintang lima di kawasan Nusa Dua, Kabupaten Badung.

“Kami sedang melaksanakan rekonstruksi yang melibatkan kedua tersangka,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Denpasar Ajun Komisaris Nengah Sadiarta di Denpasar, Senin.

Namun ia enggan membeberkan detil proses rekonstruksi termasuk sejumlah adegan yang diperagakan oleh kedua pelaku, yakni Tommy Schaffer (21) dan anak korban, Heather Louis (19).

“Nanti berkembang berapa adegan yang akan diperagakan,” ucapnya.

Awak media tidak banyak yang mengetahui proses rekonstruksi tersebut karena tidak ada informasi dari pihak kepolisian yang terkesan menutupi rekontruksi itu.

Rekonstruksi itu dilakukan guna mencocokkan keterangan di berkas pemeriksaan terhadap kedua muda-mudi dari Chicago, Amerika Serikat itu.

Kasus pembunuhan sadis itu terjadi pada Selasa (12/8) di kamar 371 di Hotel St Regis, Nusa Dua dengan mayat Sheila ditemukan di dalam koper milik korban.

Dari keterangan sejumlah saksi yakni petugas hotel setempat dan rekaman kamera pengawas atau CCTV, kedua remaja itu terlihat membawa koper keluar kamar hingga menuju lobi dan memasukkannya ke dalam bagasi taksi di depan lobi hotel mewah itu.

Namun sejumlah petugas hotel mengaku curiga dengan banyaknya ceceran darah di koper tersebut.

Tak hanya itu, kedua tersangka juga tidak mau dibantu oleh petugas hotel seperti layaknya tamu-tamu biasanya.

Setelah memasukkan koper ke bagasi taksi, keduanya kemudian kembali masuk ke hotel hingga lebih dari dua jam ditunggu sopir taksi.

Keduanya terekam kamera hotel kabur melalui jalan belakang yang tembus ke pantai.

Sedangkan sopir taksi tersebut membawa mobilnya ke Polsek Kuta Selatan untuk dibuka dan disaksikan oleh pihak kepolisian.

Mereka ditangkap petugas di salah satu hotel di Kuta atas informasi petugas hotel di Kuta terkait keberadaan kedua tersangka keesokan harinya pada Jumat (14/10). (SB-ant)

Comments

comments