Razia Arak Galak | Polisi Sita Lebih 1000 liter

126

SULUH BALI, Semarapura – Satuan Reserse Kriminal Polres Klungkung, menggalakan razia minuma keras sejenis arak. Mereka berhasil mengamankan 1.140 liter minuman keras (miras) jenis arak dari tangan I Wayan Sudira (56) dari Dusun Sulang, Desa Sulang, Kecamatan Dawan.

“Pelaku ditangkap saat mengangkut minuman keras itu dengan kendaraan truk nomor Polisi P 9268 UY, yang dikemudikan oleh Supendik,” kata Kapolres Klungkung AKBP Ni Wayan Sri Yudayatni Wirawati SiK, Jumat (12/12/2014).

Tersangka Wayan Sudira mengumpulkan miras tersebut sedikit demi sedikit dari penjual arak di Sidemen, Kabupaten Karangasem yang ditampung di rumahnya di Sulang.

Setelah terkumpul banyak baru diangkut dengan truk tujuan Banyuwangi, Jawa Timur.

Ratusan liter miras tersebut diamankan di jalan raya Bay pas Klotok, Desa Tojan, Klungkung, pada hari Kamis, (11/12) sekitar jam 17.30 Wita.

Kapolres AKBP Ni Wayan Sri Yudayatni Wirawati menambahkan, miras tersebut oleh tersangka Wayan Sudira sebelum dimasukkan ke dalam jirigen, terlebih dahulu dicampur dengan rempah-rempah seperti kencur, jahe, tebu.

Setelah lama baru dimasukkan ke dalam jirigen dan oleh tersangka dikatakan biar enak dinikmati.

Miras tersebut kini masih diamankan di Mapolres Klungkung, nantinya akan dimusnahkan, setelah kasusnya selesai dan mendapat keputusan tetap dari Pengadilan Negeri.

Terhadap tersangka Wayan Sudira diancam dengan pasal 18 yo pasal 10 ayat (1) Perda Provinsi Bali, No. 5, tahun 2012, tentang Pengendalian Peredaran Minuman Beralkohol di Provinsi Bali.

Penangkapan terhadap pelaku miras tersebut juga terkait pelaksanaan Operasi Cipta Kondisi yang digelar Polres Klungkung menjelang Natal 2014 dan Tahun Baru 2015.
Sebelumnya, Polres Karangasem, Bali juga berhasil menyita dan mengamankan 180 liter arak menjelang perayaan Hari Suci Galungan, hari kemenangan Dharma (kebaikan) melawan Adharma (keburukan).

“Pihak kepolisian melakukan berbagai upaya untuk menekan predaran miras di wilayah hukum Polres Karangasem,” kata Bagian Humas Polres Karagasem Aiptu Ketut Dasta.

Ia mengatakan, keberhasilan Sat Narkoba Polres Karangasem menangani minuman keras itu berawal dari Banjar Samuh, Desa Bugbug menyita 90 liter arak.

Arak tersebut diduga akan dipasarkan menjelang hari raya Galungan dan Kuningan, karena menjelang hari raya tersebut permintaan akan arak mengalami peningkatan.

Pemilik mengangkut arak tersebut menggunakan Angdes, sementara pemiliknya adalah sopir angdes yakni I Nengah Tunas (48) asal Banjar Tigaron, Desa Sukadana, Kubu, Karangasem.

Penangkapan itu berdasarkan informasi dari masyarakat, jika pelaku yang sedang mengangkut arak menggunakan Angdes. Petugas langsung melakukan pencegatan dan menghentika mobil Angdes.

Di dalamnya ditemukan tiga buah jirigan warna biru yang berisi arak. “Saat dicek ternyata beriri arak,” ujar Aiptu Ketut Dasta.

Sat Resrim Polres Karangasem kemudian sekitar pukul 13.00 wita kembali menyita arak di sebuah warung di Banjar Bluncing, Desa Telaga Tawang, Sidemen milik I Wayan Putu (29).

Sementara barang bukti yang berhasil diamankan berupa tiga jiringan warna putih masing masing isi 30 liter arak atau total 90 liter.

“Ya Kapolres telah mengintruksikan jajaran Polsek Polsek untuk menertibkan arak menjelang hari raya,” ujar Dasta.

Semantara itu jajaran Polres Klungkung juga mengamankan 50 liter tuak. Penangkapan itu dilakukan di Dusun Jelantik, Tojan sekitar pukul 10.00 wita. Pelaku adalah Komang Suta (35) asal dusun Ipah, Sangkan Gunung, Sidemen, Karangasem.

Penangkapan itu dilakuakn Sat res Narkoba Polres Klungkung yang tengah melakukan razia miras. Polisi berhasil mengamankan 50 liter tuak.

Pelaku dijerat dengan pasal 18 ayat 1 yo pasal 10 ayat 1 Perda provinsi Bali No 5 tahun 2012 tentang predaran miras. (SB-ant)

Comments

comments

Comments are closed.