Rayakan HUT ke XIII, Asosiasi Hotel Ubud Gelar Chef Competition

16

SULUH BALI, Gianyar –  Dalam merayakan ulang tahunnya yang ke 13, Asosiasi Hotel Ubud (UHA) menyelenggarakan kompetisi memasak untuk anggota di bulan Desember 2017, lalu. Peluang ini berkesempatan meningkatkan karir, dan ternyata mendapat antusias yang sangat hebat.

Sebagai tujuan wisata, Ubud dikenal di seluruh dunia tidak hanya sebagai tujuan budaya, namun juga sebagai tujuan kuliner. Ubud merupakan rumah bagi beberapa restoran kelas dunia dan restoran lokal yang juga menghidangkan makanan khas Bali. Selama ini makanan asli Bali yang otentik, terutama dari sekitar Ubud masih relatif tidak diketahui bahkan oleh wisatawan lokal.

Sebagai tanggapan atas hal ini, UHA mengambil inisiatif untuk menyelenggarakan 2017 Ubud Hotels Association Chef Competition. Melalui acara ini UHA berharap dapat berperan aktif dalam memperkenalkan masakan lokal kepada wisatawan internasional maupun wisatawan lokal, guna mengembangkan bakat lokal menjadi lebih inovatif dalam menghadirkan resep otentik yang diturunkan dari generasi ke generasi, dan dalam memberikan dampak positif pada masyarakat setempat melalui peningkatan kualitas pangan yang tersedia bagi pengunjung.

Kompetisi ini baru pertama kalinya diselenggarakan, sebanyak 30 peserta dari berbagai tingkat sampai ke tingkat Chef De Partie yang berasal dari hotel – hotel anggota UHA. Peserta akan diminta menyiapkan hidangan tradisional Bali sebagai hidangan utama yang disajikan dengan gaya ”fine dining” dengan bahan dasar yang sudah ditentukan. Untuk melengkapi ini, peserta juga harus menunjukkan bakat mereka dalam mempersiapkan dan menyajikan makanan penutup tradisional Bali.

Adit Pande selaku Ketua UHA menjelaskan bahwa tujuan dari kompetisi ini adalah untuk mempromosikan masakan Bali. Dia menjelaskan bahwa meskipun Nasi Goreng dan Rendang adalah masakan Indonesia yang sangat terkenal di luar negeri, akan tetapi masakan khas Bali pun tidak kalah enaknya.

“Bali memiliki banyak hidangan yang menakjubkan, tapi memang harus dipromosikan dengan lebih baik. Tidak lupa hotel perlu menambahkan lebih banyak masakan Bali di menu mereka,” jelas Pande.

Penjurian dilakukan oleh perwakilan dari Komunitas Koki Ubud, yaitu Chef Made Runatha dari Moksa Restaurant, Chef Made Lugra dari Ayung Resort dan Ketua Chef Juniartha, UHA diwakili oleh Chef Mandif Warokka dari Blanco Par Mandif Restaurant dan Ibu Heidy Suzanne Zainuddin, Sales & Marketing Manager Majalah Indah, mewakili media.

Setelah 90 menit memasak dilanjutkan dengan pemeriksaan 20 menit oleh para juri, akhirnya diperoleh nama-nama peserta yang dinyatakan sebagai pemenang Kompetisi Koki Ubud 2017, yaitu : I Nyoman Suartana from Kayu Manis Ubud sebagai juara pertama, disusul I Wayan Arinarta from Alaya Resort Ubud, I Wayan Erik Hendrawan, Santi Mandala Villa, I Ketut Redana, The Kayon Resort, Made Sumini, Sri Ratih Cottage, dan yang terakhir IB Made Dwijendra, Sankara Ubud Resort.

Para pemenang diumumkan dalam pesta makan malam yang digelar untuk merayakan ulang tahun ke-14 UHA di restoran Bale Udang, pada malam yang sama. Dihadiri oleh lebih dari 150 tamu dari hotel anggota UHA serta perwakilan kantor pariwisata pemerintah dan berbagai asosiasi perhotelan. (SB-cas)

 

Comments

comments