“Rare Bali Festival” Merawat Tunas Peradaban

3530

Parade anak-anak di Rare Bali Festival (foto Ijo).

SULUHBALI.CO Denpasar – Memperingati hari anak nasional, bertempat di depan Puri Kesiman digelar acara Rare Bali Festival yang mempertunjukan kreativitas anak-anak, Kamis (07/08/2014). Festival pertama kalinya ini melibatkan kurang lebih 1200 anak-anak dari Kota Denpasar.

Acara juga dihadiri langsung oleh Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra, Pangdam IX Udayana, Mayor Jenderal TNI Wisnu Bawa Tenaya, SKPD Kota Denpasar, Ibu Penggerak Tim PKK Kota Denpasar, Perwakilan BKKBN Bali, Pelingsir Puri Kesiman, serta ribuan warga Kota Denpasar.
Sebelum acara tersebut ribuan warga mulai dari anak-anak hingga orang dewasa terlihat sangat antusias melihat acara pertujukan Rare Bali Festival 2014. Berbagai atraksi ditunjukan dalam acara ini, mulai pementasan kreativitas anak-anak, berbagai macam kuliner khas Bali.

rare2
Baleganjur anak anak di Rare Bali Festival (foto Ijo)

Berbagai atraksi anak-anak dipentaskan dalam acara pembukaan Rare Bali Festival I tersebut, dimulai dari atraksi Tabuh, Gebogan hingga pengenalan budaya-budaya Bali, seperti aksara Bali, tari-tarian, serta permainan tradisional anak-anak khas Bali, hingga pawai mobil klasik.
Tampak Pangdam IX Udayana dan Walikota Denpasar serta tamu undangan yang hadir dalam acara tersebut cukup antusias menikmati serangkaian pertunjukan anak-anak tersebut, dengan sangat gembira.

Ketua Panitia Rare Bali Festival, I Kadek Wahyudita mengatakan, penyelenggaran ini sebagai bukti bahwa anak-anak merupakan tunas budaya penerus eksitensi bangsa. Dijelaskannya juga, melalui anak-anak inilah harus ditanamkan bakat kebudayaannya dalam membangun anak-anak yang berkarakter. “Kegiatan Rare Festival ini dikemas dengan melibatkan ribuan anak-anak Kota Denpasar, dengan mengambil tema Merawat Tunas Peradaban,” katanya,

Selain itu Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra yang ditemui usai acara mengatakan, “Permainan tradiosioal ini cukup bagus. Saya saat ini sedang mencari-cari muatan untuk kurikulum, saya ini sangat bagus kalau bias masuk dalam muatan kurikulum,” ujarnya. (Sb-Ijo)

 

Comments

comments