Rapat PDIP di Sanur Tertutup Untuk Media Massa

84
Ketua Umum PDIP dalam sebuah acara (foto net).

SULUH BALI, Denpasar – – Ketua Umum Megawati Soekarnoputri membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan yang diselenggarakan di Hotel Grand Bali Beach Sanur, Bali, Sabtu (21/5/2017).

Sebelum pembukaan acara Rakernas Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sejumlah kader parpol dan pengurus pusat secara bergantian datang ke arena tersebut, antara lain Anak Agung Ngurah Puspayoga, Yasonna Laoly, Puan Maharani dan sejumlah pengurus daerah se-Indonesia mendampingi Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.

Acara Rakernas PDIP yang tertutup untuk diliput media massa itu, dijaga ketat oleh satuan tugas (Satgas) partai, baik yang menggunakan atribut satgas, maupun berpakaian ala “Pecalang”.

Dengan pengamanan yang ketat tersebut, maka media massa yang ingin meliput acara itu, hanya diizinkan sampai di depan lobi Hotel GBB Sanur.

“Maaf acara ini tertutup diliput media massa. Karena itu hanya bisa dari sini saja (depan lobi hotel),” ucap seorang Satgas PDIP.

Selain itu juga, atribut bendera partai berlambang Banteng gemuk dalam lingkaran yang sebelumnya sudah terpasang di sepanjang jalan protokol dan lokasi strategis pada Jumat (19/5) malam dicabutnya.

“Sebelumnya DPD PDIP Bali sudah menyiapkan dan memasang bendera partai di ruas jalan protokol dan tempat strategis lainnya untuk memeriahkan kegiatan itu. Namun karena ada perintah dari pusat, maka bendera itu dicopot sebagian pada malam tadi,” kata seorang panitia Made Widia.

Alasan pencopotan, menurut dia, karena pengurus daerah dan panitia lokal juga mendapatkan perintah dari DPP PDIP.

“Ya, kita hanya menerima perintah dari pusat untuk melakukan pencabutan bendera yang sudah terpasang di sepanjang jalan protokol menuju lokasi pelaksanaan Rakernas ini,” ucapnya.

Pemantauan Antara, bendera PDIP yang sebelumnya sudah terpasang rapi di sejumlah ruas jalan protokol itu sejak Kamis (18/5), Tapi pada Sabtu (20/5) pagi, tiba-tiba bendera sudah lenyap dikumpulkan oleh petugas partai. (SB-ant)

Comments

comments