Rai Mantra Kukuhkan Organisasi Rantauan Buleleng (Prabu Catur Muka)

37
Rai Mantra menyerahkan kartu tanda anggota Prabu Catur Muka (foto humas.DPS).

SULUH BALI, Denpasar — Walikota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra kukuhkan Organisasi Paiketan Rantauan Buleleng (Prabu) yang tinggal di Kota Denpasar yang bernama “Prabu Catur Muka”, Sabtu sore (29/4) di Wantilan Pura Agung Lokanatha Lumintang.

Dimana dalam pengukuhan ini yang juga dirangkaikan dalam acara Dharmashanti Nyepi Caka 1939 yang dilaksanakan oleh Organisasi Prabu Catur Muka yang tinggal di Kota Denpasar, Walikota Denpasar juga berkesempatan menyerahkan Kartu Tanda Anggota (KTA) kepada para anggota semeton Paiketan Prabu Catur Muka setelah dikukuhkan.

Walikota Rai Mantra dalam sambutannya mengatakan, di Denpasar ini sudah banyak sekali perantauan-perantaun yang sudah terbentuk dalam sebuah organisasi seperti Prabu Catur Muka ini salah satunya. Dimana organisasi seperti ini sebetulnya sangat memudahkan Pemerintah Kota Denpasar didalam berkomunikasi untuk akselerasi percepatan program-program pembangunan Pemkot Denpasar, dan organisasi ini sebagai wadah komunikasi yang sangat cepat memberikan informasi kepada anggota maupun komunitas-komunitas lainnya.

Dan Walikota juga mengucapkan selamat karena sudah terbentunya Organisasi Prabu Catur Muka ini dan bisa berjalan dengan baik serta beriringan dengan organisasi paiketan-paiketan lainya yang ada di Denpasar, dikarenakan di Denpasar banyak terdapat organisasi paiketan yang sudah berjalan dengan baik dan sukses.

Dengan terbentuknya organisasi prabu ini, diharapkan bisa bersama-sama berkontribusi dalam pembangunan Kota Denpasar kedepannya. Dimana organisasi-organisasi ini memang sangat dibutuhkan, karena Denpasar sebagai Kota Urban yang memang memerlukan berbagai macam intelektual untuk maju dan berkembang. Dan tentunya organisasi ini kedepannya menjadi solid, saling mendukung dan bekerjasama serta berkelanjutan kedepannya

Sementara Ketua Prabu Catur Muka Denpasar, Made Erwin Suryadarma Sena mengatakan, Organisasi Paiketan Rantauan Buleleng di Kota Denpasar  sebenarnya sudah terdaftar di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Denpasar pada saat didirikan pada tanggal 17 Nopember 2015 lalu dan baru hari ini dikukuhkan karena berbagai kesibukan dari masing-masing anggota.

Dimana organisasi warga Buleleng yang berdomisili di Kota Denpasar ini ingin mewujudkan hubungan persaudaraan yang harmoni antara sesama warga Buleleng dan mempunyai visi yang sama untuk ikut peduli dalam pembangunan Kota Denpasar tanpa melupakan tanah kelahiran kami di Buleleng, seperti pepatah “Dimana Bumi Dipikaj Disitu Langit Dijunjung”. Yang mana Organisasi Prabu Catur Muka ini didirikan untuk memupuk rasa persaudaraan, kekeluargaan, gotong royong antar anggota dalam membangun Kota Denpasar guna tercapainya organisasi yang mandiri.

Lebih lanjut Made Erwin juga menambahkan, selain Pengukuhan Organisasi, hari ini juga dirangkaikan dengan Dharmashanti dengan tema “Makna Hari Suci Nyepi Caka 1939 dalam meningkatkan Swardamaning Agama lan Negara menuju Denpasar Smart City”, yang di isi dengan Dharma Wacana dari Ida Pandita Mpu Acharyananda. Yang bertujuan untuk memberikan pencerahan bagi Humat Hindu khususnya warga Buleleng yang tinggal di Denpasar.

Dimana kegiatan Dharmashanti ini juga merupakan ajang sosialisasi organisasi serta simakrama perkenalan antar anggota dan keluarga yang saat ini sudah berjumlah kurang lebih 250 anggota, dan organisasi ini juga sudah membentuk Koperasi Prabu Sari Sedana untuk membantu anggota dalam simpan pinjam yang nantinya dikembangkan demi kesejahteraan anggota.

“Saya sangat berterimakasih atas kesediaan Bapak Walikota untuk hadir dan mengukuhkan Organisasi Prabu Catur Muka Kota Denpasar, semoga dengan di kukuhkannya organisasi ini bisa menjadi wadah bagi warga Buleleng di Denpasar untuk jalin komunikasi sebagai ruang kreatifitas interaksi social serta berperan serta dalam pembangunan Kota Denpasar”, ungkapnya. (ays’/humas.dps).

 

 

Comments

comments