Purnama Kapat, Gubernur Pastika dan Jajaran Mohon Keselamatan di Beberapa Pura di Bali

24

SULUH BALI, Karangasem – Bertepatan dengan Purnama Kapat, Gubernur Bali Made Mangku Pastika dan Ny. Ayu Pastika melakukan persembahyangan bersama di Pura Besakih, Karangasem, Kamis (5/10). Persembahyangan juga diikuti Bupati Karangasem IGA Sumatri, Ketua PHRI Cokorda Artha Ardhana Sukawati dan beberapa Kepala OPD di Lingkungan Pemerintah Provinsi Bali.

Usai persembahyangan, Gubernur Pastika mengatakan momentum purnama kapat ini digunakan untuk melakukan puja bakti kepada Tuhan Yang Maha Esa di Pura Besakih. Menurutnya bukan cuma Gubernur Bali, beberapa pejabat lain seperti Wakil Gubernur Ketut Sudikerta dan Ketua DPRD Bali juga melakukan persembahyangan di beberapa pura lainnya. “Jadi kami sudah bagi, pak Wagub misalnya ke tempat lain, Ketua DPRD ke tempat lain dan Ibu Bupati Karangasem mengikuti kami disini,” ujarnya.

Ia berharap melalui permohonan yang dilakukan dengan hati yang tulus dan suci serta penuh kerendahan hati kepada Tuhan agar bencana Gunung Agung tidak menyakiti kita semua serta dapat tertanggulangi dengan baik.

”Saya yakin semua orang Bali disini semua menghaturkan persembahan yang sama. Dengan hati yang tulus kita mohon, dengan hati yang murni kita mohon kepada Tuhan Ida Sang Hyang Widhi Wasa, Tuhan yang Maha Esa supaya kita diberikan keselamatan, kerahayuan, kesejahteraan sehingga dengan demikian semua kegiatan kita baik dalam tugas tugas kemasyarakatan, tugas kenegaraan dan juga dharma agama semua bisa kita lakukan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Ia menambahkan meskipun Pura Besakih masuk zona merah, namun dengan ketulusan hati yang suci dan bersih untuk memohon keselamatan, diharapkan Tuhan akan mendengar dan mengabulkan permohonan itu.

Tak hanya di Besakih, Gubernur Pastika dan rombongan juga sembahyang di Pura Ulun Danu Batur, Bangli dan Pura Puncak Sinunggal di Desa Tajun, Kabupaten Buleleng. (SB-humprov)

Comments

comments