Punya Darah Seni, Wabup Sanjaya Menari jadi “Komandan” Pasukan Okokan

11
Wakil Bupati Tabanan, Komang Gede Sanjaya. (foto-rk)

SULUH BALI, Denpasar – Saat mengantar pasangan Cagub dan Cawagub KBS – Cok Ace mendaftara ke KPU Provinsi Bali, Senin (8/1/2018) yang lalu, Wakil Bupati Tabanan, Komang Gede Sanjaya yang dikenal punya darah seni ini, tampak berada ditengah-tengah para penari, lengkap dengan pakaian tari.

Acara pendaftaran yang dikemas denga parade budaya itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Tabanan sekaligus Ketua Tim Pemenangan KBS-Ace Kabupaten Tabanan ini tampil menari dengan peran sebagai “Dag Rare Angon” berkostum tari warna merah dan warna emas. Juga tidak ketinggalan tangannya menggenggam sebuah pecut yang juga berwana merah.

Menurutnya, peran yang ia tampilkan saat itu memiliki makna, kalau dirinya sedang berperan sebagai dirijen, komandan pasukan. Yang memimpin pasukan para penari sekaligus penabuh okokan, yang menjadi ciri khas Tabanan.

“Saya dengan pakaian dag ini sebagai Rare Angon. Kenapa ? Karena kita di konsep Hindu, Rare Angon ini adalah bagaimana sekarang kita ini dengan suka ria, riang gembira bagaimana kita ngajak pasukan okokan. Pasukan okokan ini adalah ciri khas Tabanan. Jadinya ibarat pasukan untuk sapi. Bagaimana sapi ini kita ajak, saya selaku komandonya, dirijennya. Bagaimana ngatur langkah sapi ini dengan baik. Bagaimana saya mengajak sapi ini bersama mendaftar KBS-Ace ini sehingga betul-betul pasukan okokan ini memeriahkan kegiatan ini dengan suka cita, riang gembira, dengan seni dan budaya,”  ungkap Sanjaya ditemui saat dirinya duduk di halaman kantor KPU Bali, sambil menunggu proses pendaftaran KBS-Ace.

“Saya tampil seperti ini, karena walaupun saya selaku Wakil Bupati, selaku Ketua Partai, selaku Tim Pemenangan KBS-Ace, ini menunjukkan saya sangat senang dengan seni dan budaya,” ungkapnya sambil menjelaskan kalau dirinya bersama para pasukan okokan tersebut tidak ada persiapan khusus untuk tampil saat itu. (SB-Rk)

Comments

comments