Provinsi Bali Lepas 512 Jemaah Calon Haji

126

Ratusan calon jamaah yang mengikuti acara pelepasan Haji Provinsi Bali Tahun 1435 H. |foto-ijo|

 

SULUHBALI.CO, Denpasar – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali hari ini, Selasa (9/9/2014) menggelar acara pelepasan Jemaah calon Haji Provinsi Bali Tahun 1435 H/ 2014 M yang berjumlah 512 orang, dan merupakan Krama Bali yang beragama Islam yang bertempat di Gedung Nari Graha, Renon, Denpasar. Para Jemaah Haji tersebut dikabarkan akan diberangkatkan pada tanggal 24 September 2014 dari Denpasar, Bali menuju Surabaya dan diberangkatkan kembali dari kota Surabaya menuju Mekah pada tanggal 26 September 2014.

Dalam sambutannya Gubernur Bali Made Mangku Pastika yang saat itu diwakili oleh Kepala Biro Kesra Setda Prov. Bali Dewa Putu Bratha dalam acara tersebut berpesan sembari mengingatkan kepada para Jemaah Haji agar sesampainya ditanah suci dapat menjaga diri satu dengan yang lainnya.

“Sesampainya ditanah suci saudara-saudara agar dapat menjaga diri satu dengan yang lainnya terutama menjaga kesehatan masing-masing. Serta dapat menjadi haji yang saleh dan mabrur, serta dapat mejadi teladan bagi umat haji lainnya dari Provinsi lainnya,” ungkapnya.

Disamping itu Kepala Kantor Kementerian Agama Prov. Bali A.A Gede Muliawan mengatakan persiapan para Jemaah Haji yang akan berangkat haji sejauh ini tidak ada masalah. “Dari awal persiapan seperti administrasi kemudian pembayaran tidak ada masalah. Disamping itu kita sudah melakukan pembinaan, terutama pak Gubernur tetap melakukan pembinaan dengan maksud bagaimana calon jemaah kita agar mendalami dan menghayati arti daripada kerukunan Islam. Paling tidak kita harapkan nantinya para jemaah kita menjadi haji yang diterima oleh Allah, dan bisa menjadi contoh,” ungkapnya.

Terkait banyaknya kabar mengenai penyakit sejenis penyakit seperti misalnya penyakit Mers yang pernah dikabarkan terjadi di daerah Arab Saudi, Ia mengatakan untuk menjaga mengenai kabar itu jemaah diBali akan mengadakan ritual sesuai tradisi dengan tujuan agar mereka lebih yakin dengan keselamatannya.

“Dan itu usaha dari segi kehidupan beragama yang daripada ritualnya itu. Disamping haji yang mabrur itu kita juga harapkan para haji yang pulang nanti bisa juga memberikan informasi-informasi yang positif kepada calon-calon jemaah berikutnya agar bersabar,” katanya.

Lebih lanjut terkait dengan dukungan pemerintah daerah Bali terhadap pemberangkatan Jemaah haji ini, Kepala Biro Kesra Provinsi Bali Dewa Putu Bratha mengatakan sebagaimana diamanatkan bahwa Pemerintah mempunyai kewajiban untuk memfasilitasi dan menciptakan suasana yang kondusif sehingga umat beragama dapat melaksanakan aktivitas keagamaannya dengan baik.

“Yang berangkat haji ini adalah krama Bali yang beragama Islam, oleh karena itu sudah menjadi kewajiban pemerintah Provinsi Bali untuk memfasilitasi dan memberikan pembinaan, salah satu fasilitas yang kita berikan adalah bahwa kita sudah menyiapkan tempat pelepasan jemaah haji,” paparnya.

Ia juga menambahkan krama Bali yang beragama islam yang akan naik haji ini adalah para Duta daerah Bali. “yang tentunya kita harapkan dalam periode ini akan tetap menjaga nama Bali yang sudah terkenal dengan keramahtamahan masyarakat Balinya, oleh karena itu harapan kita agar beliau selamat sampai ditempat tujuan, dapat melaksanakan haji dengan baik,” tambahnya. (SB-Lik)

Comments

comments

Comments are closed.