Promosi Doktor, I Wayan Darma : Wiku dan Natha Ibarat Dua Sisi Mata Uang

209

SULUH BALI, Denpasar – Dr. Drs. I Wayan Darma, Promovendus dalam ujian terbuka program Studi Doktor Ilmu Agama Pascasarjana Institut Hindu Dharma Negeri (IHDN), Jumat (31/3/2017) mengungkapkan hasil penelitiannya yang menyebutkan wiku (sulinggih) dan natha (pemerintah) tidak dapat dipisahkan sebagai satu kesatuan yang saling berkaitan.

“Kedua ini seperti dua sisi mata uang, harus selalu saling melengkapi, melengkapi dan saling bergandengan tangan,” ungkapnya usai Ujian terbuka di Aula Pascasarjana IHDN Denpasar.

Pada penelitian desertasi yang berjudul Teologi Wiku dan Natha Pada Kekawin Ramayana Serta Implementasinya di Kabupaten Karangasem juga menyebutkan keberadaan Wiku dan Natha di kabupaten Karangasem telah terjalin dengan baik hingga saat ini.

“Sampai saat ini keberadaannya di Karangasem tetap eksis, pemerintah dan sulinggih tetap menjalin komunikasi dengan baik,” jelasnya.

Pria yang berasal dari desa Muncan, kecamatan Selat, kabupaten Karangasem mengatakan hubungan baik yang dijalin antara sulinggih dan wiku harus tetap dijalin dengan baik. Hal ini didasari atas pentingnya keberadaan sulinggih yang memberikan tuntunan dalam melaksanakan dharmaning agama maupun dharmaning negara bagi seorang pemimpin (natha).

Selain itu dijelaskan pula teologi wiku dan natha pada teks Ramayan merupakan teologi umat Hindu di kabupaten Karangasem. Teologi ini kemudian dijadikan pegangan dalam setiap aspek kehidupan seperti teologi pendidikan, teologi pertanian, teologi kemakmuran, teologi sosial, politik dan hukum, teologi estetika dan teologi pembebasan.

Adapun sidang terbuka diketuai, Dr. Drs. Ketut Sumadi, M.Par, dengan promotor, Prof. Dr. Drs. I Nyoman Suarka, M.Hum, KoPromotor I Dr. Drs. Ketut Sumadi, M.Par, KoPromotor, Prof. Dr. Drs. I Made Surada, MA. Dewan penguji terdiri dari Prof. Dr. I Nengah Duija, M.Si, Drs. I Ketut Donder, M.Ag, Ph.D, Dr. Dra. Ida Ayu Tari Puspa, M.Par, Dr. Drs. I Wayan Miartha, S.Ag, Dr. Drs. Ketut Tanu, M.Si dan Dr. Dra. Ni Ketut Srie Kusumawardani, M.Pd.

Dr. Drs. I Wayan Darma, M.Si tercat sebagai Doktor ke-27 yang dilahirkan program Doktor Ilmu Agama Pascasarjana IHDN Denpasar. Hasil yang diperoleh dengan kelulusan sangat memuaskan. (SB-Skb)

Comments

comments