SULUH BALI, Denpasar — Produsen Tembakau Gorilla di Denpasar, kakak beradik A.A Eka Nanda Permana dan A.A Krisna Andika Putra diangkut ke Mabes Polri, Jakarta, Jumat (23/3/2018) pagi.

Turut serta digiring ke Mabes Polri pacar AA Krisna Andika Putra berinisial SR dan juga NP (23) sebagai kerabat dari tersangka. Keduanya masih selaku saksi dan statusnya akan ditentukan setelah pemeriksaan di Mabes Polri.

Seperti diberitakan sebelumnya, Mabes Polri dan Bea Cukai menggrebek sebuah rumah tingkat 2 di Perumahan Pesona Paramitha, Jalan Tunjung Sari Nomor 2, Denpasar Barat, Kamis (23/3/2018) dan ditemukan pabrik rumahan produksi ganja sintetis Tembakau Gorilla.

“Hari ini (23/3) Pukul 05.00 Wita, ada empat orang yang dibawa ke Bareskrim Mabes Polri dengan menggunakan pesawat Citilink untuk pemeriksaan lebih mendalam,” kata Direktur Reserse Narkoba Polda Bali, Kombes (Pol) M. Arief Ramdhani saat ditemui di Mapolda Bali.

Selain menggiring tersangka dan saksike Bareskrim Mabes Polri, tim gabungan yang beranggotakan delapan orang tersebut juga membawa barang bukti yang ditemukan di TKP berupa bahan sintetis untuk membuat narkoba ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Untuk mesin peracik barang terlarang itu, kata Arief, masih dititipkan di Mapolda Bali. “Untuk status dua saksi ini apakah nanti akan menjadi tersangka, masih kita dalami lebih lanjut,” katanya.

Hingga saat ini, tim gabungan Bareskrim Mabes Polri juga masih mengembangkan kasus ini dan sudah mengetahui beberapa inisial pelaku yang diduga ada di Tiongkok.
“Tim Bareskrim Mabes Polri masih menyelidiki apakah yang mengirim bahan sintetis dari Tiongkok ke Bali itu warga negara asing atau warga Indonesia,” ujarnya.

Ia mengatakan, bahan cannabinoid sintetis atau yang disebut 5-Fluoro ADB ini merupakan narkotika golongan I yang tercantum dalam Permenkes Nomor 58 Tahun 2017 Nomor 95.

“Terkait seberapa luas jaringan ini sudah mengedarkan narkoba jenis tembakau gorila ini masih didalami anggota kepolisian, mengingat barang bukti yang disita hingga puluhan kilogram,” katanya. (SB-ant).

Comments

comments