Probowo Minta Jangan Terus Sembah Bangsa Asing

36

Prabowo Subianto ceramah di Tabanan. (foto DN)

SULUHBALI.CO, Tabanan — Indonesia merupakan negara dengan urutan ke 5 terkaya di dunia dalam sumber daya alam khususnya pertanian. Hal ini disayangkan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto saat memberikan arahan kepada para petani Tabanan di Taman Ceria, Sanggulan, Kediri, Tabanan, Senin (17/3) kemarin. Karena katanya kekayaan tersebut tidak dinikmati sepenuhnya rakyat Indonesia. Karena pengelolaan kekayaan alam Indonesia tersebut diserahkan kepada bangsa asing. Dampaknya, Indonesia terus-terusan menyembah bangsa asing. Kini, Indonesia berada pada urutan di bawah 100 di dunia dari sisi pengelolaan dan pendapatan.

Kehadiran Prabowo di Bumi Lumbung Beras ini untuk kampanye terbuka partai Gerindra seluruh Bali yang dipusatkan di Tabanan. Sebelum memberikan semangat pada puluhan ribu massa Gerindra di Lapangan Wagimin, Desa Dajan Peken, Tabanan tersebut Prabowo juga memberikan arahan kepada petani yang dikemas dalam bentuk sarasehan “Tani Tabanan Bangkit”. Calon Presiden Partai Gerindra ini mengatakan, sektor pertanian banyak diambil bangsa lain. Menurut Prabowo, hal tersebut terjadi karena pemerintah tidak memprioritaskan pembangunan di bidang pertanian.

Selain mengkritik kebijakan pemerintah yang selama ini membiarkan kekayaan alam di ambil pihak asing, Prabowo juga menyoroti kebocoran anggaran negara yang jumlahnya mencapai 1000 triliun tiap tahun. Menurutnya, angka itu didapatnya dari data yang diolah Partai Gerindra dengan rincian sebesar USD 50 miliar APBN bocor, USD 30 miliar dari kebocoran anggaran negara untuk subsidi energi dan USD 36 miliar dari kebocoran pajak.

“Total kebocoran uang negara mencapai 116 miliar dollar atau setara sekitar 1000 triliun,” sebutnya. “Bangsa Indonesia saat ini sedang mengidap kliptokrasi, atau tempatnya para maling. Dimana anggaran yang demikian banyaknya itu dirampok,” gugatnya.

Prabowo menegaskan, kebocoran kekayaan negara inilah yang membuat negara ini belum mampu berdiri kokoh. Sehingga, kebocoran kekayaan negara ini harus dihentikan. Prabowo juga menyindir pemerintahan sekarang yang penuh dengan kebohongan. Ia kemudian bersajak “Orang Indonesia boleh korupsi asal santun, orang Indonesia boleh mark up anggaran asal santun, orang Indonesia boleh berpolitik asal santun dan orang Indonesia makan keringat rakyat asal santun. “Bangsa Indonesia mengidap kleptokrasi, bangsa maling.”

Sementara dalam kampanyenya dihadapan ribuan massa di Lapangan Wagimin, selain menyampaikan materi tadi, Prabowo juga mengajak ribuan pendukungnya untuk memahami arti kata politik. Ia menyebutkan, politik memiliki arti cara untuk mensejahterakan rakyat. Selain menghadirkan jurkam nasional Prabowo Subianto, kampanye yang sempat diwarnai hujan deras ini juga menghadirkan beberapa jurkam lainnya, termasuk I Made Sudana, mantan pentolan PDIP yang kini duduk sebagai caleg Gerindra untuk ketingkat DPRD provinsi Bali. (SB-DN)

 

Comments

comments