Presiden Jokowi : “Punapi Gatrane ? Becik ? Dumogi Para Semeton Rahajeng Sareng Sami”

2495
Presiden Jokowi memukul Kulkul sebagai tanda pawai PKB ke-38 dimulai (foto rka).

SULUHBALI, Denpasar – Presiden Joko Widodo mengawali sambutannya sebelum melepas pawai Pesta Kesenian Bali ke 38, menyapa warga dengan bertanya : “Punapi gatrane ? Becik ? Dumogi para semeton rahajeng sareng sami.” Tentu saja sapaan dengan bahasa Bali itu disambut serempak oleh warga dengan jawaban “Becik..” disertai tepuk tangan meriah masyarakat yang datang menyaksikan pawai Pesta Kesenian Bali ke 38 di depan Monumen Bajra Sandhi, Renon, Sabtu sore (11/6/2016).

“Saya gembira sore ini bisa berada disini di pulau Dewata di Bali. Dan momentum kali ini, Pesta Kesenian Bali yang ke 38, sangat ditunggu-tunggu oleh rakyat, oleh masyarakat dan oleh turis-turis dari mancanegara. Bagi saya Pesta Kesenian Bali bukan semata-mata pesat rakyat ataupun festival seni. Melainkan juga suatu kegiatan yang memiliki fungsi budaya, memiliki fungsi pendidikan, dan juga memiliki fungsi menggerakkan ekonomi masyarakat utamanya rakyat Bali,” sambung Presiden Jokowi.

“Dan saya tahu yang menunggu tadi sudah lama sekali. Jadi saya tidak ingin berpanjang lebar. Para semeton sareng sami, akhirnya dengan memohon wara nugraha Ida Sanghyang Widhi Wasa pawai Pesta Kesenian Bali ke 38 tahun 2016, saya nyatakan dibuka dan dimulai,” ungkap Presiden Joko Widodo mengakhiri sambutannya.

Kemudian didampingi Gubernur Bali Made Mangku Pastika, Menteri Pariwisata Arief Yahya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan, Presiden Joko Widodo menuju ke depan panggung kehormatan untuk memukul kentongan sebagai tanda dimulainya pawai Pesta Kesenian Bali ke 38 tahun 2016.

Presiden Joko Widodo  dengan setia menonton selama 2 jam lebih pawai serta atraksi yang dibawakan oleh para duta kabupaten se-Bali, partisipan luar Bali dan mancanegara hingga usai. Presiden Jokowi dan Ibu Iriana Joko Widodo yang hadir mengenakan busana adat Bali duduk di panggung kehormatan didampingi Gubernur Made Mangku Pastika dan Nyonya Ayu Pastika Nampak beberapa kali memberi tepuk tangan dan melambaikan tangan kepada peserta pawai yang tampil di depan panggung kehormatan.

“Kehadiran Bapak Presiden dan Ibu Negara memberikan dorongan moril kepada seluruh masyarakat Bali. Khususnya para seniman dan budayawan untuk terus berkarya dan berkreasi, untuk bekerja, bekerja dan bekerja dalam melestarikan kebudayaan daerah yang adiluhung,” ungkap Gubernur Bali Made Mangku Pastika dalam laporannya sekaligus sambutan sebelum sambutan Presiden Joko Widodo.

Nampak berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kali ini Presiden Joko Widodo bersama Ibu Negara, didampingi Gubernur Bali dan Nyonya Ayu Pastika, ikut pawai dengan menaiki mobil hias mengikuti rute peserta pawai yang berakhir di depan Kantor Gubenur Bali. (SB-Rk/Su).   

 

Tetap terhubung dengan www.suluhbali.co lewat media sosial kami di bawah ini.

Follow instagram
Follow Twitter
Like Fanpage Facebook
Subscribe Youtube

 

Comments

comments