Presiden Berharap Bali Tak Kehilangan “Taksu”

0
6830
Presiden Jokowi berbincang dengan Gubernur Mangku Pastika (foto humas.Bali).

SULUH BALI, Denpasar — Presiden Joko Widodo mengharapkan agar Bali jangan sampai kehilangan “taksu” atau kekuatan dalam diri yang telah membuat karya seni daerah setempat memiliki karakter kuat dan khas sehingga dikagumi dunia.

“Apalagi saat ini memasuki era modern, milenial dan era serba digital,” kata Presiden Joko Widodo dalam sambutan tertulis yang disampaikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy pada pembukaan Pesta Kesenian Bali ke-40 di Taman Budaya Denpasar, Sabtu malam.

Kepala Negara mengatakan seni merupakan ekspresi jiwa, mata air dan cermin peradaban budaya masyarakat Bali sehingga menyebabkan seniman Pulau Dewata dikenal mancanegara.

Tidak hanya karya seni tetapi juga proses berkesenian masyarakat Bali yang diimplementasikan ketika melaksanakan bakti sosial atau “ngayah” di pura atau di desa.

“Disitu dimulai penciptaan kresiasi yang terus mengalir akhirnya menciptakan karya seni yang luar biasa,” ucap Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi mengapresiasi geliat berkesenian yang sampai saat ini masih hidup dan berkembang di tengah masyarakat Pulau Dewata seperti kegiatan Pesta Kesenian Bali (PKB) yang sudah digelar sejak 40 tahun lalu.

Sementara itu Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengatakan tahun ini PKB disemarakkan oleh 271 kelompok seni yang didukung sekitar 17 ribu seniman dari seluruh Bali.

Tidak hanya seniman dari Bali, PKB juga mengakomodasi seniman dari luar daerah di antaranya dari DKI Jakarta, Yogyakarta, Lampung, Bandung, Temanggung, Blitar, Batu, Magelang, Balikpapan, Bima dan Papua.

Selain itu partisipasi seniman mancanegara juga terlibat di antaranya diwakili oleh seniman dari India, Jepang, Peru dan China.

“Kehadiran seniman luar daerah dan luar negeri sangat penting sebagai wahana saling mengisi dan tukar pengalaman, pengetahuan dan kebudayaan,” ucapnya.

Tahun ini PKB bertema “Teja Dharmaning Kauripan” yang mengambil filosofi api sebagai semangat penciptaan dan kreativitas kesenian yang dituangkan dalam kegiatan dan pagelaran selama sebulan hingga 21 Juli 2018.

Sementara itu pada malam pembukaan PKB ke-40 ditandai dengan penancapan kayonan kemudian dilanjutkan dengan pementasan sendratari kolosal “Kresna Duta” yang diambil dari epos Mahabarata oleh ISI Denpasar.

Sebelumnya pada Sabtu sore, didampingi Ibu Negara Iriana, Presiden Joko Widodo telah melepas pawai PKB ke-40 di Renon Denpasar. (SB-ant)

Comments

comments