Polsek Kuta Utara Berhasil Menangkap Pencuri Spesialis Villa

12
Tersangka dan beberapa barang bukti yang disita polisi. (foto-rio)

SULUH BALI, Kuta – Satuan Reserse Kriminal Polsek Kuta Utara,berhasil menangkap seorang pelaku  perampok spesialis vila, I Gede Rudhy Sribudayasa (30) pada, Selasa (9/5) di Jalan Bumbak Dauh, Kerobokan , Kuta Utara, Badung. Selain pelaku polisi juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti hasil curian yang total semua barang bukti mencapai ratusan juta rupiah.

Kapolres Badung, AKBP Yudith Satrya Hananta didampingi Kapolsek Kuta Utara Kompol Pius Aceng Loda dan Kanit Reskrim Kuta Utara Iptu Ika menjelaskan bahwa pelaku sudah lama beraksi di wilaya hukum Polsek Kuta Utara yakni sejak Agustus 2016 dan baru tertangkap pada 9 Mei 2017. Ada pun modus pelaku yakni dengan cara mencungkil dengan menggunakan obeng pintu villa atau jendela villa yang dalam keadaan kosong. “tersangka GR ini menyasar vila yang dalam keadaan kosong atau villa yang tidak ada penjaganya seperti seccurity atau anjing penjaga. Pelaku masuk pura pura mengetuk dan kalau tidak ada yang menjawab dari dalam pelaku langsung mencungkil, ujar Kapolres Badung saat press rilis di Polsek Kuta Utara, pada Senin (15/5).

Penangkapan pelaku berawal adanya laporan polisi bernomor: LP-B/146/V/2017/Bali/Res Badung/Sek Kuta Utara oleh korban Egi Sagita (36). Dari laporan tersebut, Polisi melakukan penyelidikan. Setelah mengantongi ciri ciri pelaku, pada Selasa, (9/5) sekitar pukul 15. 00 Wita di Jalan Bumbak Dauh, polisi melihat orang yang dicurigai mengendarai sepeda motor honda scoopy warna hitam dengan bernopol DK 5853 QK. Polisi yang sudah mengintai sejak lama langsung mengejar pelaku sampai di Jalan Smart menuju Jalan Paving dan di sana akhirnya pelaku berhasil ditangkap.

Setelah diperiksa, pelaku ternyata membawa alat alat berupa obeng sebanyak 2 buah. Selain itu, polisi juga berhasil mengamankan beberapa HP dan jam tangan ditaruh di dalam jok motor. Dari sana polisi mengamankan pelaku di Polsek Kuta Utara untuk dimintai keterangan. Dan setelah itu, akhirnya polisi melakukan penggeledahan di kamar kos korban. Setelah di geledah polisi berhasil mengamankan barang bukti seperti beberapa buah laptop dari berbagai merek, Jam tangan emas dari berbagai merek, Hp dari berbagai merek, 20 buah hardisk eksternal, Kamera DSLR, satu unit Mobil Hondafreed nopol DK 1281 FZ, 1 buah Honda scoopy, dan berangkas. Barang bukti ini rencananya akan dijual oleh pelaku melalui pemasaran online. Jika ditotal BB ini mencapa ratusan juta rupiah.

Kapolres Badung menjeleskan bahwa sebagian dari BB sudah dijual oleh pelaku. “atas perbuatannya pelaku dikenakan pasal 363 dengan ancaman hukuman penjara 7 tahun,” ujarnya. (SB-rio)

Comments

comments