Kedua pelaku berikut penadahnya beserta kendaraan hasil curian. (foto-dims)

SULUH BALI, Denpasar – Jajaran Polsek Denpasar Timur berhasil mengungkap kasus pencurian sepeda motor di sebuah rumah kost di Jalan Noja Gang XXXI NO.2 Banjar Abian Nangka kaja, Kec Denpasar Timur.

Pelaku berinisial  Mohammad Zaini (41) yang berperan sebagai pemetik dan Ida Bagus Made Oka Munadi (46) berperan sebagai penadah hasil curian.

Kapolsek Denpasar Timur, Kompol Adnan Pandibu mengungkapkan, kasus ini terungkap bedasarkan laporan korbanya bernama Yohanes yang melihat sebuah iklan di Jual-Beli Online OLX.

“Kita ungkap kasus berdasarkan laporan korban yang curiga terhadap sebuah iklan di jual-beli online OLX bahwa sepeda motor yang diiklankan tersebut mirip dengan sepeda motor korban yang hilang dicuri,” terangnya, Selasa (06/02/2018).

Selanjut, adik korban yang saat didampingi oleh team Polsek Dentim langsung menghubungi pelaku untuk melakukan transaksi jual-beli.

Setelah terjadi kesepakatan untuk bertemu di Alfa Midi Jalan Pulau Moyo Denpasar, namun saat mau transaksi pelaku melihat adik dari pemilik sepeda motor yang diambilnya sehingga pelaku langsung melarikan diri.

“Jadi pelaku ini berhasil melarikan saat bertransaksi di Alfa Midi Jalan Moyo karena pelaku melihat yang datang untuk membeli sepeda motor itu ternyata adik korban datang,” tambahnya.

Tidak butuh waktu lama, akhirnya pelaku berhasil diamankan pada hari minggu, tanggal 4 Februrai 2018 sekitar Pukul 24.00 wita berikut – unit sepeda motor Yamaha Jupiter warna biru tahun 2005 DK 4046 BX yang hendak dijualnya.

Dihadapan petugas, pelaku mengaku selain mengambil Jupiter pelaku juga sempat mencuri sepeda motor Yamaha Mio milik tetangga kosnya. Pelaku dengan mudah sepeda motor tersebut karena saat kejadian kunci sepeda motor masih tergantung di kendaraan.

Selanjutnya motor tersebut digadai Kepada Ida Bagus Made Oka Munardi seharga 2,5 juta. Tidak hanya itu, pelaku juga sempat mengambil motor RX King milik Made Oka di Daerah Bangli.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya tersangka dijerat dengan pasal 363 tentang pencurian dan pemberatan dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara. Sementara Made Oka dijerat yang berperan sebagai penadah dijerat dengan pasal 480 dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara. (SB-dims)

Comments

comments