Polisi Tangkap Dua Pelaku Pembunuhan Lalut

391

Lokasi ditemukan Lalut tewas beberapa hari lalu (foto SB-TY)

SULUHBALI.CO, Singaraja – Jajaran Kepolisian Sektor Seririt dalam mengembangkan kasus tewasnya Putu Suwastika alias Lalut (34) yang diduga dibunuh, akhirnya membuahkan hasil dengan ditangkapnya dua orang yang diduga kuat sebagai pelakunya.

Dua orang yang diduga sebagai pelaku itu merupakan warga Desa Patemon, Kecamatan Seririt, yakni bernisial GP (37) merupakan salah satu security Hotel Gran Surya, dan satunya lagi Putu ES alias Dlt (43) bekerja di Kafe Biu, Desa Bubunan, Kecamatan Seririt.

Kapolsek Seririt Kompol Ida Bagus Dedy Januartha seijin Kapolres Buleleng AKBP Beny Arjanto ketika dikonfirmasi, Minggu (07/09) membenarkan drama penangkapan terhadap dua orang yang diduga pelaku terkait tewasnya Lalut.

Ia mengungkapkan, keduanya ditangkap setelah mendengarkan keterangan saksi serta berbagai hasil uji Lab Forensik maupun hasil otopsi terhadap jenazah korban. “Keduanya masing-masing punya peran dan saat diperiksa juga memberikan keterangan berbelit-belit,” ujar Kapolsek IB. Dedy Januartha.

Dari drama penangkapan itu, kata Kapolsek, kedua pelaku tengah diperiksa secara intensif untuk membuka tabir sesungguhnya peristiwa tragis tersebut.

”Keterlibatan GP selaku pemilik dan yang menguasai sepeda motor. Sedangkan Dlt keterlibatannya sebagai penusuk dua ban mobil Avanza yang dibawa korban. Pisau yang digunakan untuk menusuk ban juga sudah kami sita,” imbuhnya.

Ia juga mengatakan, pihaknya telah memeriksa sejumlah saksi diantaranya security di Hotel Gran Surya serta saksi dari masyarakat. Polisi juga sudah menyita sejumlah ponsel milik security untuk dilakukan audit forensik dan ponsel tersebut masih sedang ditangani oleh tim cyber Polda Bali, untuk mengungkap kemungkinan kasus ini lebih terang.

Seperti berita siar sebelumnya, awalnya polisi melihat ada kejanggalan terhadap kasus yang diduga merupakan lakalantas biasa dengan modus tabrak lari. Setelah di telusuri, polisi menemukan petunjuk berupa sepeda motor Suzuki Skydrive P-5282-ES di belakang Hotel Gran Surya dalam kondisi bagian depan rusak dengan noda darah dan potongan rambut. Setelah di selidiki ternyata sepeda motor tersebut identik dengan serpihan kaca yang ditemukan di TKP.

”Hasil uji labfor, pecahan kaca maupun bercak darah dan potongan rambut memang identik,” jelasnya.

Tak hanya itu, hasil otopsi juga menunjukkan adanya tindak kekerasan penyebab kematian Lalut, diantaranya tulang kaki dan tangan patah di lima titik, patah pada tulang rusuk bagian punggung serta adanya pendarahan bagian dalam. ”Ada juga bekas lindasan ban seukuran sepeda motor pada punggung korban,” terang sebuah sumber di Kepolisian Sektor Seririt. (SB~TY).

Comments

comments

Comments are closed.