Polisi Ringkus Pencuri Pratima Di Pura Pujung Sari Desa Nyangglan

188

SULUH BALI, Klungkung – Pencuri Pratima yang terjadi di Pura Pujung Sari, Desa Nyangglan, Kecamatan Banjarangkan, kabupaten Klungkung akhirnya terungkap. Pencurian pratima tersebut dilakukan oleh tersangka I Nyoman Londen, 74 tahun, alamat Dusun Nyangglan Kaje, Desa Bangbang, Kecamatan tembuku, Kabupaten Bangli.

Hal tersebut disampaikan Waka Polres Klungkung Kompol. Kettut Widiada, SiK, yang didampingi Kasat Reskrim AKP. Made Agus Dwi Wirawan, SH. serta Kanit Buser Ipda Ibnu Rudihartono, StK, pada saat jumpa pers di Mapolres Klungkung, Kamis, 12/10/2017.

Waka Polres mengatakan, pengungkapan kasus pencurian Pratima tersebut berawal dari informasi sejumlah pedagang emas yang berjualan dipasar seni Klungkung, bahwa ada seorang laki-laki yang menawarkan uang kepeng ( Koci ) dalam jumlah banyak.

Dengan berbekal informasi tersebut Tim Buser sat reskrim Polres Klungkung dibawah pimpinan Ipda Ibnu Rudihartono, STK. Melakukan penyelidikan. Dari hasil penyelidikan mengarah kepada tersangka I Nyoman Londen.

Kemudian pada hari Selasa, tanggal 10 oktober 2017, sekitar pukul 14.00 wita, Tersangka ditangkap dirumahnya dan diamankan ke Mapolres Klungkung untuk diintrograsi.

Dari hasil intrograsi yang dilakukan Unit Buser Sat Reskrim Polres Klungkung terhadap Tersangka I Nyoman Londen, Tersangka Nyoman Londen mengakui kalau dirinya telah melakukan pencurian pratima di Pura Pujung Sari Desa Nyangglan Klod, Kecamatan Banjarangkan Klungkung, pada hari Senin, 30 Januari 2017.

Pada saat melakukan pencurian tersebut, Tersangka mengambil sejumlah pratima dan bunga emas yang ada di dalam Pura tersebut.

Untuk mendukung pengakuan Tersangka I Nyoman Londen, kemudian Unit Buser Sat reskrim Polres Klungkung melakukan penggeledahan dirumah Tersangka di Desa Nyangglan Kaje, Desa Bangbang, Kecamatan Tembuku, Bangli.

Dari Penggeledahan tersebut dari rumah tersangka diamankan barang buktu berupa satu buah kojong kwangen yang terbuat dari slake. Benang warna putih untuk mengikat uang kepeng, batang besi yang berbentuk pipih, uang kepeng sebanyak 894 kepeng, satu buah tempat tirta yang terbuat dari slake, satu lembar kain rantasan, satu buah boker dari kayu, satu lembar kain udeng batik, satu tempayan dari tanah liat serta tutupnya.

“Kini tersangka dan barang buktinya diamankan di mapolres Klungkung guna pengembangan dan penyidikan lebih lanjut, karena tidak menutup kemungkinan Tersangka ini melakukan aksinya ditempat lain “, jelas waka Polres Klungkung.

Terhadap tersangka I Nyoman Londen dijerat dengan pasal 363 KUHP, dengan ancaman kurungan maksimal 7 tahun penjara. (SB-sjd)

 

 

Comments

comments