Polisi Kuta Tewas | Saksi : Sempat Diduduki Bule Wanita

12229
Tempat ditemukannya tubuh anggota polisi yang tewas misterius (foto ist)

SULUH BALI, Kuta — Seorang anggota polisi ditemukan tewas bersimpah darah di Pantai Kuta sekitar pukul 03.00 wita dini hari tadi, Rabu (17/08/2016). Korban yang diketahui bernama Aipda I Wayan Sudarsa sehari-hari bertugas di Satuan Lalu Lintas Polsek Kuta.

Menurut penelusuran, sekira pukul 02.00 wita dua orang Security Hotel Pullman bernama Hendry mendengar suara teriakan yang berasal dari arah pantai. Kemudian, Hendri memberi tahu rekannya Surya yang langsung melakukan pengecekan asal suara tersebut. Mereka mesti menyeberang jalan Pantai Kuta agar bisa sampai sumber suara.

Setelah menemukan asal suara tersebut, Surya mendapati seorang pria yang sedang diduduki oleh seorang wanita berkewarganegaraan asing (bule). Sementara salah seorang pria yang juga berkewarganegaraan asing juga dilihatnya tiduran di samping korban.

Karena dilihatnya tidak ada aktifitas yang mencurigan saat itu. Sehingga Suryan menduga orang di atas pasir pantai itu sedang bercanda. Sekiranya pukul 03.15 Wita, Surya kembali menuju posnya untuk kembali melanjutkan tugasnya, ia masih melihat 5 orang di pantai, termasuk wanita yang tadi dilihatnya bermain di pantai, meninggalkan pantai dengan tubuh penuh pasir.

Mengetahui ada anggota kepolisian yang tewas. Membuat sejumlah jajaran tinggi kepolisian langsung turun meninjau lokasi, termasuk Kapolda Bali, Irjen Pol Sugeng Priyanto didampingi Kapolresta Denpasar Kombes Pol Hadi Purnomo berserta perwira lainnya.

Menurut Kapolda, kuat dugaan korban dibunuh karena ditemukan luka robek pada pada dahi dan juga luka robek pada kaki bagian betis ditemukan luka gores. Selain itu juga, ditemukan pecahan botol bir di sebelah kepala korban.

Kapolda mengatakan saat ini pihaknya sudah membentuk sebuah tim untuk mengungkap motif dibalik tewasnya salah satu anggota kepolisian

“Kita sudah membentuk tim yang terdiri dari Direskrimum Polda Bali, Polresta Denpasar hingga Polsek kuta. Karena keterangan saksi 2 orang Security Hotel Pullman dan Seorang pecalang masih minim, ditambah barang bukti yang ditemukan di lokasi juga minim,” terangnya.

Kapolda menambahkan hingga saat ini pihak masih kesulitan untuk mengidentifikasi pelaku dan motif pembunuhan tersebut.

“Informasi yang kita masih minim, sejauh ini kita masih mendalami keterangan saksi yakni seorang pecalang yang menemukan korban dan 2 security hotel pulman yang sempat mendengar teriakan korban. Karena keterangan saksi dan alat bukti yang ditemukan di lokasi juga minim,” tambahnya. (SB-Ijo)

Comments

comments