Polisi Grebek Pengedar Narkoba Senilai 800 Juta

129
Kombespol Djoko Hariutomo saat mengintrogasi tersangka. |foto-ijo|
 SULUH BALI, Denpasar – Seorang pria berinisial EL (29) berkedok sebagai buruh bangunan, EL adalah seorang pengedar narkotika shabu, ekstasy dan ganja yang sudah dilakoninya selama kurang lebih 4 bulan.

Namun aksinya berakhir setelah Sat Resnakoba Polresta Denpasar yang dipimpin Kanit I AKP Joko Hariadi, SH yang mengrebek kediaman tersangka EL yang tingga di sebuah kost’an di Jalan Imam Bonjol Gg. Segina, Denpasar pada Jum’at 9 januari 2015 sekitar pukul 17.00 wita.

Dalam keterangan resminnya di Mapolresta Denpasar, Kombespol Djoko Hariutomo mengaku penangkapan tersangka EL merupakan penangkapan terbesar dalam 3 tahun terakhir yang nilainya hampir mencapai 800 juta rupiah.

“Ini merupakan penangkapan terbesar 3 tahun terakhir dimana jumlah ekstacy sebanyak 658 butir, shabu seberat 267,85 gram dan ganja 1,03 gram yang nilai keseluruhan mencapai 800 juta rupiah. Dan sabu yang dimiliki tersangka ini merupakan shabu dengan kualitas terbaik. Biasanya 1,6 juta kalau milik tersangka sekitar 2,1 juta,” terangnya, senin (12/01/2015).

Untuk mengelabui petugas tersangka EL memasukan barang haram tersebut kedalam sebuah bambu yang isinya barang bukti yang sudah di paket tersangka EL.

“Tersangka ini mengklamufase sebuah bambu yang sudah lapuk sehingga seolah tidak memiliki nilai jual. Waktu di tangkap kita menemukan barang bukti paket yang sudah disiapkan tersangka seberat 1 ons,” ungkapnya.

Barang bukti yang dimiliki tersangka EL tersebut diambil dari daerah jawa yang ia ambil sendiri kepada salah seorang yang disebutnya sebagai bos yang berada di Jawa Timur.

“Kita masih memburu lagi seseorang yang berstatus DPO. Kasus ini masih terus dilakukan pengembangan lebih lanjut karena tidak mungkin seorang buruh bisa mempunyai simpanan narkoba yang nilai mencapai 800 juta,” ujarnya. (SB-Ijo)

Comments

comments

Comments are closed.