Polisi Bersihkan Premanisme Terminal Ubung, Tangkap Belasan “Awu Awu”

1422
"Awu awu yang ditangkap Polda Bali (foto ist).

SULUH BALI, Denpasar – Anda pernah ke terminal Ubung, Denpasar, belum turun dari motor atau mobil, sudah dikejar-kejar beberapa orang. Saat turun, lalu ditarik-tarik beberapa orang, ditanya mau kemana, lalu ditawari karcis bus yang katanya segera berangkat. Sebuah kondisi yang agak menakutkan di terminal terbesar di Kota Denpasar, nampaknya aka memudar.

Karena Tim Pemberantasan Premanisme Polda Bali telah mengamankan 19 orang calo yang kerap bertindak seperti preman atau “awu-awu” di Terminal Ubung Denpasar yang ada dugaan kelompok organisasi kemasyarakatan (ormas) mengoordinasikannya.

“Awu-awu ini dikoordinasi oleh ormas (kelompok terorganisasi),” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Bali Ajun Komisaris Besar Hengky Widjaja di Denpasar, Jumat (28/4/2017).

Menurut Hengky, tim gabungan pemberantasan premanisme mengamankan preman tersebut dalam sebuah operasi, Kamis (27/4) malam, di bawah pimpinan Kepala Subdirektorat III Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Bali Ajun Komisaris Besar I Made Sinar Wibawa.

Seorang dari 19 orang tersebut kedapatan membawa senjata tajam berupa pisau pengutik atau pisau berukuran kecil. Pria itu berinisial MAA (30).

Hengky menjelaskan bahwa “awu-awu” tersebut beraksi dengan cara memaksa calon penumpang untuk naik angkutan tertentu, yakni angkutan yang biasanya jelek dengan harga yang lebih tinggi daripada tarif umumnya.

Mereka, lanjut Hengky, mendapatkan bagian berupa uang dari PO bus angkutan tersebut.

Seluruh “awu-awu” itu kemudian dibawa ke Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Bali untuk dimintai keterangan dan pendataan identitas.

Namun, pihak kepolisian belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait dengan perkembangan lanjutan dari pengamanan 19 orang itu. (SB-ant)

Comments

comments