Polisi Bentuk Tim khusus Hadapi “Street Crimes” di Bali

67

SULUH BALI, Denpasar  – Kepolisian Daerah Bali membentuk tim yang khusus hadapi kasus kejahatan jalanan street crimes) untuk memberantas premanisme dan geng motor sehingga memberikan rasa aman kepada wisatawan dan masyarakat.

“Kami akan fokus masalah ‘street crime’ di Bali pada semester kedua tahun ini,” kata Kepala Polda Bali Inspektur Jenderal Petrus Golose usai memipin HUT ke-71 Bhayangkara di Lapangan Niti Mandala Puputan Renon Denpasar, Senin (10/7/2017).

Tim khusus yang diambil dari Satuan Sabhara tersebut, lanjut Petrus Golose, tidak dibekali senjata api, namun senjata dengan daya kejut.

Petrus khusus memilih petugas-petugas yang cocok menjadi tim “street crime” tersebut di antaranya memiliki tinggi badan 170 centimeter dan bertubuh langsing.

Dia menjelaskan tim tersebut bertugas memerangi kejahatan yang kerap terjadi di jalanan seperti penjambretan dan premanisme hingga perkelahian antarkelompok ataupun geng motor.

“Petugas sementara ini dalam latihan dan akan diterjunkan dalam waktu dekat,” ujar Petrus Golose.

Mereka akan disebar di titik-titik yang rawan terjadi kejahatan jalanan seperti di terminal, kawasan pariwisata, serta tempat keramaian lain yang menjurus ke “street crime”.

Terkait pelaku kejahatan premanisme, Kapolda mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kementerian Hukum dan HAM untuk memindahkan narapidana yang tidak berubah selama berada di dalam sel penjara ke Lapas Nusa Kambangan di Cilacap, Jawa Tengah.

Adanya petugas khusus menangani kejahatan jalanan itu juga untuk mengantisipasi pelanggaran hukum misalnya peristiwa yang baru saja terjadi yakni penganiayaan anggota TNI pada Minggu (9/7) di Nusa Dua yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

Peristiwa itu terjadi diduga karena ketersinggungan beberapa orang pelajar saat mengendarai sepeda motor yang kebetulan satu arah dengan korban.

“Sekarang kami cenderung menangani ‘street crimes’, baru saja ada kejadian. Jadi fokus ke masalah itu, anak geng motor ini akan dilakukan tindakan tegas,” ucapnya. (SB-ant)

Comments

comments