Polda Bali |Tidak Ada Perjudian Selama Operasi Balak

96
Kapolda Bali Irjen Pol Ronny F. Sompie. |foto-ijo|
SULUH BALI, Denpasar – Usai menggelar operasi simpatik, Polda Bali melanjutkan dengan menggelar Operasi Balak yang fokus terhadap segala bentuk aksi perjudian. Operasi tersebut dilaksanakan selama 21 hari mulai hari ini, Rabu (22/04/2015).
“Kita akan melakukan operasi balak dimana operasi ini fokus terhadap aksi perjudian. Aksi ini akan digelar selama 21 hari yang dimulai pada tanggal 22 april 2015,” kata Kapolda Bali Irjen Pol Ronny F. Sompie.
Ronny menyebutkan Selama operasi tersebut pihaknya tidak ingin ada aksi perjudian. “Kita tidak ingin selama operasi balak berlangsung tidak ada aksi perjudian. Kalau tidak ada perjudian selama operasi tandanya operasi tersebut berhasil. Tapi kita sudah mengantongi nama-nama yang akan menjadi target, begitu terbukti langsung kita ringkus,” ujarnya.
Menurutnya, segala bentuk aksi perjudian akan membawa pengaruh buruk bagi masyarakat, khususnya bagi anak-anak. Untuk itu segala macam bentuk perjudian harus dihapuskan.
“Judi itu sangat buruk pengaruhnya terhadap masyarakat terutama anak-anak. Untuk itu kami mengadakan operasi balak ini supaya masyarakat dan tidak berjudi lagi dan mencari nafkah harus dengan cara halal,” terangnya.
Tidak hanya itu, pihaknya juga menghimbau kepada masyarakat yang mengikuti acara upacara agama di pura tidak memanfaatkan tabohrah sebagai ajang perjudian. Judi dengan menggunakan sabung ayam di Bali sangat banyak, sehingga itu juga perlu diberantas.
“Kita juga mehimbau kepada masyarakat jangan memanfaatkan upacara tabohrah sebagai ajang perjudian. Judi dengan menggunakan sabung ayam di Bali sangat banyak, sehingga itu juga perlu diberantas juga,” imbuhnya. (SB-Ijo)

Comments

comments

Comments are closed.