Polda Bali Tangkap Terduga ISIS | Dua Cewek, Tiga Cowok

4744
ilustrasi.

SULUH BALI, DENPASAR – Petugas Imigrasi Bandara Ngurah Rai berhasil menangkap lima orang Warga Negara Indonesia (WNA) yang dideportasi dari Istambul, Turki, beberapa waktu lalu.

Kelima WNI yang terduga bagian dari jaringan ISIS ini begitu tiba di Bandara Internasional Ngurah Rai, Tuban Bali pada, Selasa (24/1) sekitar pukul 22.15 wita,  langsung dicokok pihak Imigrasi Ngurah Rai.

Ada pun identitas kelima terduga jaringan ISIS ini yakni, berinisial TUAB (pria), Nur AZ (perempuan), Nur Ch (perempuan) dan dua pria lagi berinisial Muh.UA dan Muh.US. Kelima warga negara yang berasal dari Cilincing, Jakarta Utara, diduga ada upaya untuk gabung ke  dalam organisasi radikal ISIS. Saat ini kelima terduga pelaku diamankan di Mapolda Bali untuk dimintai keterangan.

Dari informasi yang dihimpun, kronologi penangkapan WNI ini, kelima terduga jaringan ISIS ini berangkat dari Bandara Soekarno Hatta menggunakan Pesawat Garuda Indonesia menuju
Thailand pada 15 Agustus 2016 lalu. Sampai di Thailand mereka menghubungi AY (panitia
yang memberangkatkan) memberi tahu bila sudah sampai di Turki segera hubungin A alias AJ (panitia yang mengakomodir di Turki). Namun,  seorang bernama DN menyarankan untuk ke Thailand terlebih dahulu dikarenakan DN seorang aktifis FPI dan ditakutkan terdeteksi apabila langsung ke Turki.

Selanjutnya dari Thailand menuju Istambul Turki dengan menggunakan maskapai Turkey Airlines.  Setibanya di Turki dijemput oleh IB suruhan dari A alias AJ kemudian diarahkan untuk bertemu orang Indonesia bernama UU , AM , AL ( NSR ) dari Lamongan.

Nbl dan UA , tinggal selama 3 bulan dan  diberikan fasilitas dari AY (orang Turki). Putusan dari A alias AJ , untuk keberangkatan semua diatur oleh DN dan dana dari TR sendiri  (DN dibiayai TR).

Mereka ini lalu ditangkap pada 16 Januari 2017 pukul 03.00 sore waktu setempat oleh  tentara Turki sekitar 20 orang. Setelah penggerebekan dibawa ke rumah sakit oleh aparat setempat untuk dicek kesehatan dan kemudian dibawa ke kantor polisi setempat lalu dimasukan ke dalam satu sel selama satu minggu.

Mereka dideportasi dari kantor polisi setempat dengan biaya pulang ke Indonesia biaya sendiri  melalui rute Istanbul – Dubai – Denpasar dengan menggunakan pesawat Emirates Airlines EK-398.

Saat tiba di Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali  5 ( lima ) orang WNI  langsung ditangkap oleh petugas imigrasi pada, Selasa (24/1) sekitar pukul 22.15 wita. Sekarang terduga jaringan ISIS ini sedang diamankan di Polda Bali.

Kabid Humas Polda Bali AKBP Hengky Widjaja, yang dikonfirmasi, membenarkan adanya 5 orang WNI yang dideportasi dari Turki dan diduga kuat telah terindikasi terlibat jaringan ISIS. Karenanya, guna mencegah adanya WNI lain yang terlibat jaringan ISIS. “Iya, memang benar ada WNI yg sedang diperiksa terkait deportasi dari Turki. Sekarang sedang dirapatkan dan belum selesai. Nanti lebih jelasnya pasti kita sampaikan,” ujar Hengky pada, Rabu (25/1) di Denpasar melalui pesan singkat via WA. (SB-Rio) 

 

Comments

comments