Polda Bali Bantah Ada Penangkapan Dirnarkoba oleh Mabes Polri

675
Kasubit Penmas Polda Bali AKBP Sri Harmi di Polda Bali (foto rio).

SULUH BALI, DENPASAR – Kasubit Penmas Polda Bali AKBP Sri Harmi membantah jika ada Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Dirnarkoba Polda Bali, Kombes Franky Haryanto Prapat. Menurutnya, bahwa tim dari Pamenal (Pengamanan Internal) Mabes Polri datang ke Polda Bali hanya untuk melakukan verifikasi dan pengawasan. “Tidak ada OTT yang ada hanya verifikasi dan pengawasan,” ujar Sri Harimiti di Polda Bali, Selasa (20/9/2016).

Sebelumnya berkembang informasi di kalangan wartawan Polda Bali bahwa Dirnarkoba Polda Bali Kombes Frangky Haryanto terjaring OTT oleh Paminal Mabes Polri pada,  Senin (19/9/2016) sekitar pukul 22. 00 Wita dalam kasus pemotongan anggaran DIPA 2016 dengan Barang Bukti uang 50 juta di brankas bensat, pemerasan 7 kasus narkoba di bawah 0.5 gram rata rata dimintai 100 juta dan 1 kasus tersangka WNA Belanda diminta satu buah mobil Fortuner tahun 2016.

Disamping itu diamankan rekaman APP Dir res narkoba pada tanggal 17 Agustus 2016 kepada anggota yang isinya memerintahkan anggota utk 86 (jalan damai) kasus narkoba yang barang buktinya di bawah 1 gram. Saat ini tim Paminal Mabes masih melakukan pemeriksaan di Bid Propam Polda Bali terhadap Kasubdit 2 dan 3 serta Bensat Dit Res Narkoba Polda Bali.

Terkait dengan dugaan tersebut, Penerangan Masyarakat Polda Bali AKBP Sri Harmiti membantah jika Dirnarkoba Polda Bali terjaring OTT oleh Paminal Mabes Polri. Menurutnya, Paminal Mabes Polri hanya melakukan verifikasi dan pengawasan atas laporan masyarakat. Dia mengakui bahwa memang benar Dirnarkoba Polda Bali diperiksa Paminal Mabes Polri tetapi bukan dalam kasus OTT seperti informasi yang berkembang. (SB-Rio)

 

Comments

comments