PLTGU Pemaron Pasang Peredam

397

SULUHBALI.CO, Singaraja — Indonesia Power Unit PLTGU Pemaron, Kabupaten Buleleng, Bali utara memasang alat peredam mesin pembangkit (Sound Barrier PLTD BOO) sebagai upaya mengatasi kebisingan yang menjadi keluhan masyarakat sekitarnya.

“Pemasangan Sound Barrier PLTD BOO diharapkan mampu meminimalisir suara yang ditimbulkan dari ratusan unit mesin diesel yang dioperasikan di PLTGU Pemaron untuk memenuhi kebutuhan kelistrikan di Bali, hingga pekerjaan perbaikan pemasangan kabel bawah laut Jawa-Bali itu rampung,” kata Menejer Unit PLTGU Pemaron Nyoman Purwakanta di Singaraja, Kamis (25/7).

Ia mengatakan, dengan penambahan 168 unit mesin diesel yang berkapasitas 125 MW, sedangkan PLTGU Pemaron berkekuatan 90 MW, sehingga daya listrik yang dihasilkan dari PLTGU pasokan kelistrikan dari PLTGU Pemaron menjadi 215 MW.

Pengerjaan perbaikan pemasangan kabel bawah laut Jawa-Bali diperkirakan rampung akhir tahun 2014, sehingga ratusan unit mesin diesel yang sempat menjadi sorotan tidak setuju dari pihak Komisi B DPRD Buleleng diperkirakan beroperasi hingga awal tahun 2015.

Hal itu akibat kelistrikan Bali saat ini belum stabil, terlebih akan adanya kegiatan internasional, APEC September mendatang.

Bupati Buleleng Agus Suradnyana dalam kesempatan terpisah secara tegas mengisyaratkan, sejak bulan April 2013 ratusan unit mesin itu sudah dipindahkan karena menimbulkan berbagai dampak terhadap masyarakat sekitar.

“Namun kalau akhir tahun 2013 pengerjaan perbaikan pemasangan kabel Jawa-Bali itu rampung, saat itu juga ratusan unit mesin diesel itu ditarik oleh PT Indonesia Power,” ujar Purwakanta.

Kebutuhan Bali terhadap kelistrikan, menurut Purwakanta, mencapai sekitar 660 MW, sehingga PLTGU Pemaron memasok perkembangan kelistrikan di Bali mencapai 215 MW sebagai andalan satu-satunya PLN Wilayah Bali. (SB-ant)

Comments

comments

Comments are closed.