Pintu Masuk GWK | Rem Blong, Bus Pariwisata Sikat Mobil, Motor dan Tewaskan Pembeli Babi

737
Salah satu mobil yang hancur diterjang bus yang remnya blong dan bus pariwisata yang remnya blong. (foto ist Kadek Sudarsana).

SULUH BALI, Denpasar – Sebuah bus pariwisata tanpa nama perusahaan dengan plat nomor luar Bali AB 2773 BA tiba tiba meluncur sangat cepat di jalan menurun dari arah Uluwatu menuju Denpasar (Selatan – Utara).  Bus ini menabrak motor, mobil dan seorang laki-laki yang baru saja keluar dari mobilnya hingga tewas, Jumat (13/4/2018) di depan pintu masuk Garuda Wisnu Kencana (GWK), Ungasan, Jimbaran.

Menurut saksi mata yang hampir ditabrak bus maut ini, Putu Budiartana (25) dirinya sedang menuju Ungasan dari arah Jimbaran. Dia mengendarai sepeda motor Supra X melihat bus melaju kencang di depannya. Ia melihat bus tersebut sudah menabrak beberapa mobil, tidak ingin mengambil risiko lebih besar, ia melepas kendali motornya dan melompat untuk menyelamatkan diri.

“Saya lalu lari ke arah timur, motor saya terseret oleh bus,” ujar Budiartana.

Bus juga menabrak supir mobil pick up yang baru keluar dari mobilnya untuk membeli minuman. Menurut informasi supir asal Munduk, kecamatan Banjar, Buleleng ini baru saja membeli dua ekor Babi untuk sebuah upacara keagamaan di desanya. Namun nasib berkata lain, bukannya dahaganya bisa dilepaskan, namun nyawanya langsung lepas saat bus menabrak dirinya dengan keras.

Polisi

Ditemui di lokasi kejadian, Kasat Lantas Polresta Denpasar, Kompol Rahmawati Ismail menyebutkan saat ini pihak masih melakukan olah tempat kejadian untuk mengetahui secara pasti kejadian.

Disinggung mengenai jumlah korban pihaknya belum bisa memastikan jumlah korban secara keseluruhan, hanya 1 orang sudah dipastikan meninggal dunia di lokasi kejadian.

“Saya belum bisa memberikan keterangan secara detail karena ini masih olah tempat kejadian. Jumlahnya ada 7 mobil dan 2 sepeda motor. Untuk korban luka kita belum tahu karena ini masih di data dan untuk yang meninggal ada 1 orang di lokasi kejadian,” terangnya. (sb-dims)

Comments

comments