Pilkada Kota Denpasar | Arjaya Siap Keluar Kandang

325

SULUH BALI, Denpasar ─ Menjelang Pemilihan Umum Walikota dan Wakil Walikota Denpasar kini santer disebut bahwa Made Arjaya yang merupakan politisi militant PDI-P yang berasal dari sanur akan keluar kandang dari PDI-P untuk bersanding dengan “jendaral kota” Ketut Suwandi, Politisi Partai Golkar.

Ditemui di Denpasar siang tadi, Made Arjaya membernarkan bahwa dirinya akan keluar kandang dalam bursa pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Denpasar. Kepastian PDI-P yang akan mengusung kembali pasangan Walikota dan wakil Walikota incumbent Ida Bagus Rai Dharma Wijaya Mantra-Gusti Ngurah Jayanegara membuatnya tidak menutup kemungkinan maju dengan kendaraan partai politik lain.

“Saya masih punya rumah PDI perjuangan sudah tertutup, jadi kalau masyarakat menginginkan jadi tentunya tidak menutup kemungkinan kan?” ungkap Arjaya  disertai senyum tanda kepastian.

Bahkan politisi PDI-P yang juga merupakan putra  dari kader militan PDI-P zaman dulu, almarhum I Nyoman Lepug ini bahkan saat ini PDI-P yang diibaratkan sebagai kandang yang perebutkan, dan berakibat banyak banteng (kader) yang keluar kandang yang telah dihuni yang berhasil memperebutkan itu, akan tetapi Ia juga menyebut suatu saat Ia sebagai kader militan akan kembali lagi ke kandangnya.

“Kandang banteng ini menjadi rebutan akan masuk kambing, tikus, akan masuk semua sehingga banteng ini teriritasi karena sudah kadung ketaton, jadi banyak banteng keluar  dalam artian keluar kandang melihat kandangnya dihuni oleh kambing, dihuni oleh tikus dihuni oleh kerbau, suatu saat kita akan kembali kekandang kita” tandasnya.

Meskipun kesempatan untuk maju melalui kendaraan PDI-P telah tertutup rapat,  Arjaya telah menyatakan akan siap untuk maju jika aspirasi masyarakat besar  untuk mendukung dirinya maju,  tinggal  menunggu semua proses.

“Kalau masyarakat mengaharapkan dalam artian menjadi calon, dicalonkan menjadi bakal calon itu berproses dan butuh proses” jelasnya.

Terkait dengan isu penyalonannya yang akan mendampingi Ketut Suwandi sebagai Wakil Walikota Denpasar, Arjaya menyebut memiliki kesamaan komitmen untuk dengan Suwandi jika  dikehendaki rakyat.

“Saya komitmen sama pak suwandi kesiapan untuk maju itu kalau dikehendaki oleh partai dan rakyat” imbuh Arjaya.

Di singgung mengenai rencana kapan deklarasinya dengan Ketut Suwandi sebagai Calon Walikota dan Wakil Walikota akan dilakukan, Arjayapun menyebut masih menunggu proses terselesainya permasalahan yang dihadapi Partai Golkar saat ini. Sehingga ia mejelaskan kepada awak media bahwa keputusan itu masih menunggu usainya  reshuffle partai Golkar.

“Kita melihat partai golkar kapan selasainya dan kita menunggu aturan bagaimana mereka menyikapi tentang golkar, ya setelah reshuffle, pasca reshuffle  pasti ada keputusan” Ahirnya. (SB-Su)

Comments

comments