Pilkada Badung | Giri Prasta Dipasangkan dengan Ketua Golkar

1535

Giri Prasta (kiri) dan Ketua Golkar Badung Suiasa (foto iwan).

SULUH BALI, Denpasar – Paket merah-kuning semakin menguat di Kabupaten Badung untuk pilkada 9 Desember mendatang. Paket yang metandemkan pasangan Nyoman Giri Prasta , Ketua DPRD Badung dengan Ketut Suiasa, ketua DPD Golkar Badung kini sudah dipastikan akan menerima direkomendasi DPP PDI−P Pusat yang ditandatangi langsung oleh Megawati Sukarno Putri.

Ditemui disela-selai usainya Rapat Kerja Cabang Khusus (Rakercabsus)PDIP bagi 6 kabupaten/kota Provinsi Bali di Kantor DPD PDIP Bali. Ketut Suiasa juga mengungkapkan kesiapan dirinya atas rekomendasi yang akan diterimanya dari partai PDIP meskipun rekomendasi ini diluar rekomendasi partainya (Golkar pusat,red).

“Saya berharap partai saya untuk bisa memahami dan menerima koalisi politik ini adalah realita politik dan fakta politik,” ungkap Suiasa, Selasa (21/7/2015).

Paket Giri Prasta-Suiasa digadang-gadang akan menjadi kekuatan merah-kuning di kabupaten Badung, namun Suiasa mengatakan rekomendasi ini merupakn hasil komunikasi partai Golkar-PDI-P. Di sisi lain Golkar sampai saat ini belum menurunkan rekomendasi untuk mengusung pasangan calon. “Sampai saat ini pengurus pusat Golkar belum ada rekomendas,i” terangnya.

Terkait beberapa waktu lalu Ketut Suiasa mengikuti fit and proper test KBM (Koalisi Bali Mandara) ia mengaku tak bisa menunggu lama proses pencalonan di KBM, dan tidak mau terus berada dalam kebekuan komunikasi Koalisi Bali Mandara (KBM).

“Saya sebagai pimpinan partai golkar Badung salah ketika saya dan partai saya Partai Golkar Kabupaten Badung ini mengalami kebekuan komunikasi politik” jelasnya.

Giri Prasta Siap Mundur

Turunnya rekomendasi dari DPP PDI-P kepada paket Giri Prasta – Nyoman Suiasa di kabupaten Badung mengharuskan ia yang saat ini menjabat sebagai ketua DPRD Badung harus merelakan jabatannya demi langkahnya menuju Badung satu.

Menanggapi hal itu, Giri Prasta mengaku siap mundur dan sudah menyiapkan pengganti antar waktu (PAW) untuk mengantikan dirinya menjadi di DPRD badung. “PAW yang menggantikan Giri Prasta sudah pasti,” ungkapnya.

Semua itu menurutnya sudah akan diproses sesuai dengan prosedur yang berlaku mengingat ada peraturan yang jelas bagi anggota DPRD yang mencalonkan diri dalam mengikuti pilkada serentak harus mundur.

“Sesuai dengan mekanisme partai dan sesuai dengan hasil daripada keputusan KPU kabupaten Badung termasuk ketua DPRDnya.” (SB-Su)

Comments

comments