Pilih Kades dengan Sistem Elektronik

0
121

SULUHBALI.CO, Negara — Pemerintah Kabupaten Jembrana, Bali, mulai menerapkan pemilihan kepala desa atau perbekel dengan sistem elektronik yang akan dimulai dari Desa Mendoyo Dangin Tukad.

“Perangkat elektronik untuk pemilihan ini akan ditempatkan di empat TPS. Pada prinsipnya, kami siap untuk menjalankan pemilihan untuk pemilu dengan sistem elektronik ini,” kata Ketua Panitia Pemilihan Perbekel Mendoyo Dangin Tukad Gusti Putu Suarden saat bertemu Bupati Jembrana I Putu Artha di Negara, Kamis (18/7).

Menurutnya, pemilu elektronik untuk memilih kepala desa yang diklaim pertama kali di Indonesia ini akan dihadiri pejabat BPPT serta perwakilan dari daerah luar Jembrana yang ingin menyaksikannya.

Untuk menjalankan pemilihan yang rencananya digelar tanggal 26 Juli ini, Suarden mengatakan, seluruh panitia lokal sudah mendapatkan pelatihan dari Dinas Hubkominfo maupun BPPT.

Dengan sistem ini, ia berharap, selain mencegah kecurangan, masyarakat luas khususnya di desa-desa juga bisa mengenal teknologi.

“Selain itu, hasilnya bisa diketahui dengan cepat, dan biaya juga hemat karena tidak perlu pengadaan surat suara,” katanya.

Untuk menjaga independensi panitia serta kecurigaan dari masyarakat, Suarden mengungkapkan, peralatan baru akan didatangkan satu hari sebelum pemilihan.

Sementara I Putu Artha minta, panitia benar-benar menyosialisasikan kepada pemilih terkait dengan tata cara pemilihan dengan sistem elektronik ini.

“Sehingga seluruh pemilih paham dan bisa menggunakan hak pilihnya dengan sistem ini, agar hasilnya bisa dipertanggungjawabkan,” katanya.

Terkait dengan pemakaian sistem pemilihan serupa di desa-desa lainnya, ia menyerahkan sepenuhnya kepada masyarakat setempat.

“Kalau mau pakai sistem elektronik kami dukung, mau pakai cara manual seperti selama ini juga kami persilahkan,” ujar Artha.

 

Comments

comments