Pihak Bandara Masih Periksa Penumpang yang Mengamuk Dalam Pesawat

191

SULUH BALI, Mangupura – Otoritas Bandara Wilayah IV  hingga saat ini masih melakukan pemeriksaan terhadap Dolden Aaron Gerrad (25) Asal Australia. Dimana, yang bersangkutan dalam penerbangannya dari Sydney  menuju Denpasar sempat mengintimidasi sambil berdiri dan berbicara dengan nada bicara yang keras terhadap crew pesawat Air Asia Extra XT 823.

Tindakan tersebut dinilai dapat mengganggu kenyamanan serta dinilai membahayakan penerbangan. Kepala Otoritas Wilayah IV, Yusfandri Gona mengatakan sejauh ini diketahui yang bersangkut memang dalam pengaruh minuman keras dengan jumlah yang banyak. Bahkan pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Konsulat Australia wilayah Bali mengenai prihal tersebut.

“Kita masih dalami masalah penumpang yang sempat yang sempat memaki crew pesawat Air Asia Extra XT 823 dan teman yang bersangkutan juga ikut kita periksa. Kita juga sudah menunjuk rumah sakit Sanglah untuk memeriksa psikis yang bersangkutan. Kedepannya kita harapkan solusi terbaik dan permanen untuk mencegah hal semacam ini agar tidak terulang kembali,” ujarnya, Selasa (30/05/2016).

Yusfandri menyebutkan diperkirakan hasil pemeriksaan tersebut sudah rampung dalam waktu dekat, selain itu pihaknya juga melakukan pemeriksaan terhadap crew pesawat baik dari sisi komunikasi dan action saat melakukan penanganan penumpang baik dalam pesawat maupun saat turun dari pesawat.

“Kita mengambil langkah ini untuk melengkapi pemeriksaan kejadian tersebut seperti apa masalahnya sehingga jelas masalahnya seperti apa,” tambahnya.

Bahkan kejadian mulai salah menurunkan penumpang, ulah salah seorang penumpang di dalam pesawat yang menimpa Bandara I Gusti Ngurah Rai pihaknya telah menyampaikan hal tersebut kepada Menteri Perhubungan dan Dirjen Pehubungan Udara. Sehingga kejadian semacam ini kedepannya bisa dicegah agar tidak terulang kembali.(SB-Ijo)

Comments

comments