PHDI Dan MUDP Diharap Jaga Solidaritas

58
Gubernur seusai menyerahkan sepeda motor secara simbolis ke MUDP. (foto ijo)
SULUHBALI.CO Denpasar – Bali yang mayoritas penduduknya memeluk agama Hindu menjadikan Bali sebagai barometer perkembangan Agama Hindu di Bali Tanah Air. Nilai implementasi agama adalah sama, tetapi secara praktis keterkaitan dengan nilai-nilai budaya lokal akan memunculkan wajah hindu yang berbeda.
PHDI sebagai pembina umat hindu untuk memberikan pembinaan dan pengayoman terhadap umat hindu secara menyeluruh serta dituntut untuk solid. Perihatan hari jadi PHDI ke 55 ini selain menjadi momentum konsulidasi organisasi dan juga sebagai cermin untuk melakukan evaluasi komitmen, pola serta program pembinaan umat.
Dalam sambutannya Mangku Pastika mengingatkan PHDI harus mampu menerapkan pola pembinaan yang kontekstual serta adaptif melalui ajaran agama Hindu yang aplikatif dan sederhana sehingga dapat diterima dengan umat tanpa harus membebani umat.
Di era global khusus umat hindu dihadapkan dengan ekspansi nilai-nilai global. Kondisi tersebut berdampak pada penghayatan dan pengamalan nilai agama dan budaya Bali. “Sikap dan prilaku hidup individualis dan eksklusif pun tidak dikesampingkan sehingga berpotensi melahirkan konflik horizontal sosial dan berbagai bentuk yang dapat menodai citra Pulau Bali,” ungkap Pastika.
Oleh karena itu, keberadaan PHDI serta MDP diharapkan mampu menjadi benteng Agama Hindu serta budaya Bali dalam menghadapi derasnya ekspansi nilai-nilai global yang harus di jaga solidaritasnya.
Demikian pula halnya dengan MUDP, tidak hanya berkewajiban memberi masukan kepada Pemerintah Daerah, melainkan harus ikut serta mengawal kebijakan Pemerintah khususnya terkait dengan eksistensi pelestarian adat dan agama secara menyeluruh.
“Hari ini kita memperingati 10 tahun MUDP, 1000 Tahun pemukuturan mempersatukan 9 sekta di Bali untuk menjadi satu. Kemudian ulang tahun ke 55 PHDI. Jadi banyak momentum yang kita peringati dengan semangat itu sesuai tema gilik seguluk untuk bangkit bersama menjadi terhormat untuk Bali yang santi. Jadi kita harapkan dengan ini persatuan dan kesatuan diantara kita terjalin, semua lembaga tradisional solid sehingga kita mampu menghadapi perkembangan zaman yang seperti ini, ” Ujar Pastika. ( SB- IJo )

Comments

comments