Petruk Mengeluh Sepi “Job” Manggung

1168
Seniman Petruk (foto humas.bali).

SULUH BALI, Denpasar — Pelaksanaan Podium Bali Bebas Bicara Apa Saja (PB3AS), Minggu (1/11) di Lapangan Puputan Margarana Niti Mandala Renon nampak lebih meriah dan semarak dengan kahadiran I Nyoman Subrata, pemeran Petruk dalam kesenian drama gong yang berjaya di era tahun 1980 hingga tahun 2000.

Dengan gayanya yang ringan dan jenaka, Petruk berhasil menyedot perhatian masyarakat yang beraktifitas di seputaran Lapangan Renon. Dalam orasinya, seniman asal Bangli ini sempat menyinggung sepinya job manggung bagi seniman drama gong seperti dirinya. Dia berharap, masyarakat Bali tetap mencintai drama gong sebagai salah satu seni budaya Bali yang patut dilestarikan. Selain menghibur, kesenian drama gong juga merupakan media cukup efektif untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Sebagai seniman, seniman kelahiran 1 September 1949 ini mengapresiasi gagasan Pemprov Bali menggelar PB3AS. Podium ini menurutnya sangat positif bagi perkembangan iklim demokrasi di daerah Bali. “Manfaatkan podium ini untuk menyampaikan berbagai aspirasi,” ajaknya. (SB-hum.bali)

Comments

comments