Pesta Frankoni 2017 Mengambil Tema “Pemuda dan Keberagaman”

50
Amandine Salmon dan Diah Dharmapatni menjelaskan acara Pesta Frankoni 2017.

SULUH BALI, Denpasar – Alliance française Bali (AF Bali) bekerja sama dengan Institut Prancis di Indonesia (IFI) dan Keduataan Besar Prancis di Indonesia, menggelar perayaan Frankofoni yang bertema “Pemuda dan Keberagaman” (Jeunesee et Diversité), di Desa Budaya Kertalangu pada 25 Maret 2017.

Perayaan Frankofoni adalah perayaan tahunan setiap tanggal 20 Meret bagi seluruh negara berbahasa Prancis yang tergabung dalam Organisasi Frankofoni Internasional (OFI). Setiap tahunnya, perayaan ini menjadi simbol kebersamaan dalam perbedaan budaya sesama negara dan komunitas frankoni atau yang disebut orang-oarang yang berbahasa Prancis. Saat ini, Bahasa Prancis merupakan bahasa asing dengan penuturan terbanyak  ke lima di dunia. 4% populasi di dunia atau sekitar 284 juta frankofoni tersebar di seluruh dunia.

Di Bali, Pesta Frankoni menyajikan kegiatan, antara lain kursus Bahasa Prancis gratis, untuk pendaftaran bisa langsung menghubungi Alliance française Bali karena tempat terbatas, lalu ada pemutaran film “En sortant de I’ecole Jacques Prévert” dan pertunjukan musik oleh musisi Bali Antrabez dan musisi Prancis, Tiou. Acara di Desa Budaya Kertalagu ini akan berlangsung mulai pukul 17.00.

Pesta Frankoni 2017 di Indonesia dirayakan serentak mulai 20 Maret 2017 oleh IFI-AF se-Indonesia bersama dengan Kedubes kanada, Swiss, Belgia, Tunisia, Maroko serta berbagai instansi pendidikan.

“Melalui tema “Pemuda dan Keberagaman” (Jeunesee et Diversité), perayaan Frankoni 2017 ingin mengajak generasi muda Indonesia menggiatkan dialog antarbudaya da mendorong terbangunnya rekonsiliasi hubungan antarbangsa melalui pertukaran budaya dan bahasa serta upaya untuk saling memahami satu sama lain”. (SB-cas)

Comments

comments