Perppu Ormas Penting Menjaga Ideologi Pancasila

50

SULUH BALI, Denpasar – Di tengah pro-kontra diterbitkannya Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2017 tentang Organisasi Masyarakat (Ormas) dipandang sebagai ketentuan penting dalam menjaga ideologi Pancasila.

Kepala Hukum Kodam, kolonel Budiono SH, MH mengatakan terbitnya Perppu timbulnya pro dan kontra terhadap perppu. Menurutnya sebagai Institusi Negara Tentara Nasional Indonesia (TNI) berada pada tengah-tengah dan menjalanan Undang-undang sebagai keputusan Negara.

“TNI tidak ikut yang pro dan kontra, apapun menjadi keputusan  Undang-undang, siap melaksanakan,” ungkapnya pada Seminar Nasional bertajuk “Kedaulatan Rakyat dan Kedulatan Negera dalam PERPPU No. 2 Tahun 2017” yang diselengarakan Universitas Mahasaraswati, di Wiswasabha, Selasa (1/8/2017).

Ketut budiastawa PTP Kemhan Provinsi Bali,  memandang ancaman terbesar bangsa Indonesia saat ini adalah abcaman nonmiliter dari dalam, karena itu perlu diberlakukannya peraturan mencegah timbulnya persoalan yang dapat mengancam keutuhan NKRI.

“Ancaman kita nonmiliter, karena gak mungkin militer luar negeri, ancaman nonmiliter (ekonomi, politik, sosial dan budaya, ideologi, keselamatan umum, legislasi, teknologi,” ujarnya.

Gede Pasek Suardika, anggota DPD RI Perwakilan Bali mengatakan diterbitkannya Perppu dipandang penting mengingat situasi bangsa dan ancaman terhadap ideologi Pancasila.

“Perppu startegis tentang penyelamatan idiologi negara. Kalau tidak ada dasar ideologi negara bisa bubar,” katanya. (SB-Skb)

 

Comments

comments