Peresmian Underpass Simpang Dewa Ruci

281

Peresmian Underpass Simpang Dewa Ruci

SULUHBALI.CO, Denpasar – Kemajuan Pembangunan di Bali telah menyebabkan berbagai dampak diantaranya adalah pemusatan kegiatan ekonomi urbanisasi dan kemacetan serta berbagai permasalahan sosial. Demikian disampaikan Gubernur Bali, Made Mangku Pastika, dalam sambutannya pada acara Peresmian Underpass Simpang Dewa Ruci oleh Menteri Pekerjaan Umum, DJoko Kirmanto,  di Lokasi Underpass, Kabupaten Badung, Kamis (15/8).

Menurut Gubernur pembangunan Underpass ini adalah salah satu upaya kita untuk mengurai kemacetan yang terjadi terutama yang terjadi di wilayah Simpang Dewa Ruci. “Dalam konteks yang lebih luas mewujudkan sistem transportasi yang handal dan berkesinambungan sebagai bagian
dari upaya mendukung fasilitas transportasi dan pariwisata sehingga berpengaruh positif terhadap ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan Pemprov Bali terus mengupayakan pembangunan infrastruktur hingga ke pedesaan sejalan dengan upaya untuk memeratakan pembangunan. Namun dengan keterbatasan yang dimiliki daerah ia berharap agar Kementerian PU dapat mendukung upaya-upaya tersebut, imbuhnya.

penandatanganan
Penandatangan Peresmian oleh DJoko Kirmanto (Menteri Pekerjaan Umum)

Menteri PU Djoko Kirmanto mengatakan untuk mendukung fungsi Bali sebagai daerah tujuan wisata maka diperlukan dukungan infrastruktur yang memadai seperti air bersih, pengolahan limbah, jaringan jalan dan lain sebagainya. “Jaringan jalan selain berfungsi menghubungkan juga sebagai pendukung ekonomi, sosial dan budaya,” katanya.

Ia menambahkan pembangunan underpass Simpang Dewa Ruci adalah salah satu upaya untuk mendukung pariwisata dan kegiatan ekonomi lainnya di Bali sekaligus mengantisipasi berbagai event internasional yang diselenggarakan di Bali khususnya tahun 2013 ini.

Menurutnya selain Underpass Kementerian PU juga membangun beberapa infrastruktur lain seperti Jalan Tol Nusa Dua-Ngurah Rai-Benoa, pengadaan air bersih SPAM Petanu, Drainase Kota Dennpasar, Bendungan Titab dan Tukad Panarukan di Buleleng.

Pembangunan Underpass sepanjang 450 meter ini memakan waktu delapan belas bulan, yaitu dari tanggal 28 Nopember 2011 sampai dengan 20 Mei 2013 dengan menggunakan dana APBN. (SB-hum)

Comments

comments

Comments are closed.