Peradah Tak Melarang Kadernya Berpolitik

64

SULUH BALI, Denpasar – Ketua Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Peradah Indonesia, D. Sures Kumar,S.Ag.,M.Si mengatakan tidak melarang kader-kadernya berpolitik atas nama pribadi, namun secara organisasi Peradah tidak berafiliasi dengan partai politik.

“Peradah tidak melarang kader-kader untuk berpolitik menjadi kader partai politik,” kata Sures pada sambutannya di acara pembukaan Pendidikan Kepimpinan Nasioanal (Pakemnas) ke- IX di Gedung Ksirarnawa Art Center, Denpasar, Sabtu (11/3/2017).

Suresh menjelaskan saat ini kader-kader Peradah maupun alumni Peradah banyak yang telah menduduki posisi penting di pemerintahan sebagai proses politik,”ada kader yang merupakan kader partai politik seperti Hanura, PDIP, Nasdem dan di Lampung ada kader Peradah yang menjadi anggota DPRD,” katanya.

Menurutnya politik adalah bagian penting untuk kader-kader agar melek politik untuk membentuk dan membangun pemimpin-pemimpin Hindu di tingkat lokal maupun Nasional dalam berbagai posisi politik yang strategis.

Politik menurutnya sangat penting dalam menentukan karena  banyak kebijakan-kebijakan strategis ditentukan oleh politik, “kebijakan anggarana yang menentukan adalah politik,” kata Sures.

Kegiatan Pakemda ke-IX merupakan kegiatan yang dilaksanakan untuk mencetak SDM generasi muda Hindu sebagai kader-kader pemimpin umat Hindu. Kader-kader Peradah yang mengikuti kegiatan ini diharapkan mampu memiliki mental yang kuat untuk bekerja, bekerja dan berkarya bagi bangsa, Negara dan umat Hindu yang tidak memiliki mental koruktif. (SB-Skb)

Comments

comments