Penyelundupan Benih Lobster Digagalkan

0
205
Petugas dari BKIPM kelas I Denpasar melepas liarkan bibit lobster di laut (foto dims).

SULUHBALI, Gianyar – Balai Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu dan Hasil Perikanan (BKIPM) kelas I Denpasar menebar 20.650 benih lobster jenis mutiara senilai 2 miliar, di Pantai Ketewel, pada Sabtu (1/4/2017). Puluhan ribu benih lobster tersebut rencananya akan dikirim ke Singapura menggunakan pesawat Air Asia dengan nomer penerbangan 508.

Kepala BKIPM Denpasar Habrin Yake mengungkapkan ribuan bibit lobster jenis mutiara tersebut merupakan hasil sitaan BKIPM di Bandara Internasional Ngurah Rai yang dibawa oleh seseorang yang akan terbang menuju Singapura

“Bibit lobster jenis mutiara ini disimpan di dalam kantong plastik dan disimpan di dalam koper yang rencananya akan diselundupkan ke Singapura oleh salah satu penumpang,” ungkapnya.

Habrin menyebutkan pelakunya saat ini masih dalam penyelidikan karena saat akan diamankan pelaku berpura-pura sedang menghubungi seseorang, kemudian melarikan diri.

Benihnya lobster jenis mutiara ini berasal  dari luar Bali yang diperkirakan berasal dari Nusa Tenggara Barat (NTB) di pasaran Internasional seharga Rp.130 ribu perkilogram

Upaya penyelundupan bibit lobster ini terbukti telah melanggar Undang-undang No. 16 Tahun 1992 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan, serta Peraturan Pemerintah No. 15 Tentang Karantina Ikan serta Peraturan Menteri Kelautan Dan Perikanan Repubiik Indonesia Nomor 56 tentang larangan penangkapan atau pengeluaran lobster, kepiting, dan rajungan dengan ancaman hukuman 3 tahun penjara. (SB-Dims) 

 

Comments

comments