Penumpang Mudik di Terminal Ubung Membludak

228

Penumpang menunggu bus di terminal Ubung, Jumat, 25 Juli (foto raka)

Pada H – 3 Lebaran, pada hari Jumat (25/7/2014) nampaknya menjadi puncak arus mudik dari Bali ke pulau Jawa. Terlihat dari pantauan suasana di terminal Ubung sore hari, pintu masuk, maupun ruang tunggu terminal tersebut terlihat penuh oleh warga yang menunggu antrean. Bus-bus besar pun berjejer memenuhi areal terminal.

Meski membludak, namun para warga yang hendak mudik serta bus-bus yang antre nampak tertib. Posko aparat keamanan dari kepolisian juga didirikan khusus untuk menjaga keamanan dan kenyamanan warga yang hendak mudik untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1435 Hijriyah nanti di kampung-kampung halamannya.

Selain mudik dengan menggunakan angkutan umum seperti bus, dari pantauan hingga malam hari, jalan raya Denpasar – Gilimanuk dipadati oleh para warga yang mudik dengan menggunakan kendaraan roda dua (sepeda motor). Ada yang berbarengan sekitar 3 sampai 5 motor, ada juga yang beriringan sekitar puluhan sepeda motor. Hingga pukul 24.00 wita sampai subuh masih juga terlihat iring-iringan sepeda motor warga mudik melewati jalur Denpasar – Gilimanuk itu. Hingga dini hari Sabtu (26/7/2014) meski lalu lintas padat namun tidak ada sampe terjadi kemacetan.

Nampaknya warga yang mudik dari Bali ke pulau Jawa, lebih banyak memilih dengan menggunakan sepeda motor. Karena beberapa hari belakangan, jalur Denpasar – Gilimanuk sudah terlihat oleh banyaknya kendaraan roda dua yang dari Denpasar menuju Gilimanuk. Baik siang hari maupun malam harinya. Pemandangan iring-iringan pengendara sepeda motor hampir tidak pernah putus sepanjang jalan raya Denpasar – Gilimanuk, terlihat dengan membonceng istri, atau berpasangan serta anak, juga lengkap dengan barang-barang bawaan berupa tas-tas besar, serta dus-dus. Pihak aparat keamanan juga sudah bersiaga membantu keamanan dan kenyamanan para warga yang mudik, karena di beberapa titik sepanjang jalan raya Denpasar – Gilimanuk telah berdiri pos-pos polisi. (SB-Raka).

Comments

comments

Comments are closed.