Penumpang “Ngambek” Karena Citilink Tidak Juga Terbang

204
Para penumpang Citilink keluar dari Bandara Ngurah Rai.

SULUH BALI, BADUNG – Ada peristiwa yang berbeda di Bandara Ngurah Rai Denpasar, Jumat (20/05) siang kemarin. Puluhan penumpang pesawat Citilink pun ngambek dan keluar dari pesawat sambil marah marah.

Peristiwa ini berawal ketika Maskapai Citilink dengan nomor penerbangan Q645 tujuan Surabaya tersebut berulah, lalu mengundang protes dari para penumpang. Para penumpang protes dan adu mulut dengan crew dan kemudian memelih keluar dari pesawa. Bahkan sebelum keluar sempat terjadi adu mulut antara crew dan penumpang padahal para penumpang sudah berada dalam pesawat dan pesawat siap berangkat.

Seorang penumpang bernama Wepang memberikan keterangan kepada sejumlah wartawan di Denpasar terkait kejadian tersebut. Menurutnya bahwa dalam schedule, Citilink dengan nomor penerbangan Q645 tersebut akan lepas landas pada pukul 12.15 Wita. Karena itu para penumpang sudah berada di pesawat sekitar pukul 11.45 Wita. “Kita sudah ada di pesawat. Mesin sudah nyala. AC juga sudah hidup. Pintu pesawat juga sudah tutup. Tetapi lama sekali, pesawat itu tidak jalan-jalan atau bergerak ke runway. Tidak lama kemudian, ada pengumuman dari pramugari yang menjelaskan soal permohonan maaf karena ada gangguan teknis. Penumpang diharap bersabar. Sampai dengan satu setengah jam kemudian, pesawat juga tidak bisa jalan,” tuturnya.

Beberapa penumpang yang takut dan cemas kemudian bertanya langsung ke teknisi yang ada di dekat ruang kabin yang sedang memperbaiki sesuatu di badan pesawat. Teknisi itu pun menjelaskan bahwa ada kabel yang tidak terkoneksi sehingga ada beberapa item mesin yang tidak berfungsi. “Kami tidak mendapatkan penjelasan, kabel apa yang macet, hanya dibilang kabel saja, dan diminta bersabar,” lanjutnya.

Setelah menunggu hingga dua jam lebih, para penumpang pun panik. Adu mulut dengan crew pun tak terhindarkan. Para penumpang ini pun mendesak agar mereka turun dari pesawat. Penumpang memaksa agar crew membukakan pintu pesawat. Pertengkaran itu pun berhasil dimenangi oleh penumpang. Teknisi dan crew akhirnya membukan pintu pesawat dan penumpang berhamburan keluar sambil marah marah. “Ada sekitar 40-an orang meninggalkan pesawat secara paksa dan memilih untuk membatalkan keberangkatannya,” lanjutnya.

Kekesalan para penumpang ini pun belum reda. Pasalnya sesampainya di terminal keberangkatan, para penumpang dibiarkan terlantar. Upaya untuk mendapatkan kembali tiket atau uang pengganti juga mengalami banyak kesulitan. “Tidak ada penjelasan sama sekali dari pihak maskapai bagi para penumpang yang memaksa keluar dari pesawat. Bahkan ketika diminta untuk me-refund tiket pun, awalnya maskapai tidak bersedia.

Namun beberapa penumpang mendesak dan sedikit keras memaksa, barulah para penumpang diberikan refund tiketnya,” tukasnya dengan emosi.

Hingga berita ini diturunkan belum adanya kompensasi apa pun dari pihak citilink kepada para penumpang, termasuk makan dan minum.  Pihak maskapai hanya memberikan kesempatan kepada para penumpang untuk mengganti jadwal keberangkatan atau meminta kembali uang tiket. Sementara itu, belum adanya pernyataan resmi dari pihak maskapai terkait masalah ini. Bahkan terkait apakah pesawat tersebut masih bias berangkat atau belum juga belum terkonfirmasi. (SB-Rio)

 

Comments

comments