Penghuni Bali Zoo Gelar Otonan di Rahinan Tumpek Kandang

33

SULUH BALI, Gianyar – Pada hari sabtu (24/6/2017),  Bali Zoo menggelar upacara “Tumpek Kandang” dengan tujuan untuk memohon keselamatan agar seluruh satwa peliharaan terbebas dari segala penyakit dan selalu dilindungi oleh alam semesta.

Tumpek Kandang yang digelar setiap enam bulan sekali ini, memiliki makna untuk mengembangkan rasa kasih sayang dan penghormatan kepada semua ciptaan Tuhan Yang Maha Esa khususnya satwa dengan menghaturkan jamuan dan percikan air suci.

Upacaranya sendiri  dipimpin oleh Pemangku Pura setempat. Satwa yang diupacarai secara simbolik meliputi satwa jinak seperti Ornwititon, Gajah, Binturong, Burung Macaw, Bayi Harimau, Bayi Singa dan beberapa satwa lainnya.

“Upacara Tumpek Kandang ini merupakan bentuk penghormatan terhadap Dewa Pencipta dan Pemelihara Satwa dengan tujuan memohonkan keselamatan agar seluruh satwa diberi kesehatan. Upacara Tumpek Kandang juga merupakan bentuk apresiasi kasih sayang terhadap berbagai koieksi satwa di Bali Zoo.

“Perayaan hari suci ini juga berkaitan dengan konsep Tri Hita Karana, yang sesuai dengan ajaran Palemahan yaitu hubungan manusia dengan alam sekitar khususnya satwa. Dalam perayaan Tumpek Kandang, Bali Zoo secara tidak langsung turut menjaga harmoni kelestarian alam beserta isinya,” ujar Emma Kristiana Chandra, Head of Public Bali Zoo kepada wartawan.

Emma mengatakan, otonan hewan ini secara seremoni dipusatkan di stage Sumatera. Di stage itu, hewan yang diupacarai yakni gajah, kura-kura, orang utan, burung macaw, binturong.

Untuk hewan buas, yang dikeluarkan hanya anak harimau dan anak singa saja. “Untuk masing-masing kandang kami adakan upacara di setiap kandang,” jelasnya.

Dengan adanya pelaksanaan upacara ini, diharapkan satwa terbebas dari penyakit dan bisa hidup sehat.

Ritual unik tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan mancanegara dan domestik yang sedang mengunjungi Bali Zoo. Emma juga menegaskan di musim liburan ini kunjungan wisatawan ke Bali Zoo meningkat tajam.

“Hari biasa rata-rata 700 wisatawan, beberapa hari terakhir meningkat hingga dua kali lipat,” tambahnya.  (SB-*)

Comments

comments