Penghargaan dan Uang Rp 11 Juta untuk Seniman Tua

177
Mangku Pastika  saat pnyerahan penghargaan kepada para seniman tua. |foto-raka|
SULUH BALI, Denpasar – Pemerintah provinsi Bali memberikan penghargaan dan uang sebesar Rp 11 juta kepada para seniman tua, Rabu malam (1/7/2015) di Gedung Ksirarnawa yang diserahkan langsung oleh gubernur Bali Made Mangku Pastika. Pemberian penghargaan kepada para pengabdi seni itu sebagai bentuk penghargaan dan rasa terima kasih pemerintah provinsi Bali dan masyarakat Bali kepada para seniman dan budayawan atas jasa dan pengabdiannya pada bidang seni dan budaya.
“Penghargaan ini saya harapkan dapat menjadi salah satu faktor pendorong bagi seluruh seniman untuk senantiasa ngayah dalam melestarikan seni budaya Bali yang adiluhung,” ungkap Mangku Pastika dalam sambutannya. “Saya menilai pengabdian para seniman lingsir kita telah menujukkan bahwa beliau-beliau mampu menjadi penerus nilai-nilai berkesenian yang telah diwarsikan oleh para leluhur kita. Beliau-beliau ini adalah pahlawan seni budaya Bali,” tambah Mangku Pastika.
Mangku Pastika yang didampingi Nyonya Ayu Pastika dan Kadis Kebudayaan Bali saat pemberian penghargaan bagi para seniman tua itu juga sampaikan, Pesta Kesenian Bali tahun ini juga membuktikan bahwa kehidupan berkesenian masyarakat Bali telah sangat semarak, dan semua seni tradisional masih lestari disamping sangat banyak lahirnya kreasi garapan baru.
Kadis Kebudayaan Bali menyatakan, seniman pengabdi seni yang menerima penghargaan seni tahun ini adalah berdasarkan usulan atau pengajuan dari pemerintah kabupaten dan kota se Bali. Dimana kiprah para seniman tua ini telah berhasil dituangkan dalam berbagai bentuk karya seni dan telah banyak dapat dinikmati, serta telah dirasakan memberikan manfaat besar terhadap pelestarian dan pengembangan seni.
Para seniman tua yang menerima penghargaan pada malam itu diantaranya : I Dewa Putu Tegeg (Gianyar) seniman sastra daerah, Made Ranten, S.Pd. (Buleleng) seniman seni kerawaitan, I Gusti Ngurah Gede Pemecutan (Denpasar) seniman seni lukis, I Gusti Wayan Dangin (Karangasem) seniman seni tari, I Nyoman Subrata (Bangli) seniman sastra dan pemain drama gong, I Gusti Ketut Lodri (Badung) seniman seni tari, I Wayan Karda (Jembrana) seniman sastra daerah, I Gusti Ngurah Ketut Sudiarta ( Tabanan) seniman seni pedalangan dan Ketut Jengki Suparta (Klungkung) seniman seni tari. (SB-Raka)

Comments

comments