Pengeroyokan di Warung Dakocan, Tiga Luka Serius

328
SULUHBALI.CO, Singaraja Tanpa diduga akan terjadi aksi pengeroyokan, tiga orang pengunjung sebuah warung dagang kopi cantik (dakocan) di Dusun Long Segeha, Desa Pegadungan, Kecamatan Sukasada, Buleleng, hingga Jumat (4/04) harus dirawat intensif setelah menjalani operasi di RSUD Kabupaten Buleleng, Singaraja karena mengalami luka-luka serius pada bagian kepala muka dan tangan akibat tebasan senjata tajam (sajam) jenis pedang, golok dan pisau dapur.

 

Peristiwa aksi pengeroyokan itu terjadi di warung dakocan milik Kadek Sedana alias Boneng di Desa Pegadungan, Kamis (3/04) malam sekitar pukul 21.30 Wita yang mempekerjakan 2 orang perempuan asal Desa Selat, Kecamatan Sukasada tapi tinggal di Dusun Celukbuluh, Desa Kalibukbuk, Kecamatan Buleleng.

Pemilik Warung Kopi
Pemilik Warung Kopi

 

Aksi pengeroyokan ini bermula ketika tiga orang pengunjung sedang asyik minum ditemani 2 perempuan yang diketahui bernama Kadek Lestari (17) dan Mayoni (24), tiba-tiba datang seseorang pengunjung tak dikenal yang disebut-sebut dari Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada. Setelah berkenalan dengan salah seorang pengunjung bernama Gusti Kadek Agus Adnyana alias Kojek (31) warga Desa Sari Mekar, Kecamatan Buleleng, langsung pergi meninggalkan warung dakocan.

 

Beberapa saat kemudian, datang seseorang yang berjumlah 5 – 6 orang dengan menggunakan sajam jenis pedang, golok, pidau dapur tanpa babibu langsung melakukan action aksi pengeroyokan yang mengakibatkan ketiga pengunjung menjadi korban dan mengalami luka-luka serius.

 

Kepala Bagian Operasi Kepolisian Resor Buleleng Komisaris Reza Faisal ketika dikonfirmasi di Singaraja, Jumat siang membenarkan terjadinya aksi pengeroyokan tersebut dan pihak Kepolisian Sektor Sukasada dibantu Unit Buser Satuan Reserse Kriminal saat ini sedang melakukan penyelidikan dan penyidikan untuk mengungkap para pelaku tersebut. (SB~TY)

Comments

comments