Pendamping Gerbangsadu Diharap Bekerja Lebih Optimal

100

Ketut Sudikerta bersama para pendamping Gerbangsadu. |foto-hum|

 

SULUH BALI, Denpasar – Wakil Gubernur Bali meminta para pendamping program Gerakan Pembangunan Desa Terpadu (Gerbangsadu ) Mandara untuk bekerja optimal dalam pengelolan sehinggaa akuntabel, berdaya guna dan berhasil. Demikian disampaikan Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta, dalam memberikan pengarahan kepada tenaga pendamping Gerbang Sadu Mandara, bertempat di Gedung Wiswasabha Utama-Kantor Gubernur Bali, Sabtu (7/3).

Menurut Wagub Sudikerta tenaga pendamping ini memiliki beberapa tugas pokok, diantaranya mengkoordinasikan kegiatan yang ada di masing-masing lokasi Gerbangsadu, medampingi desa untuk meningkatkan kapasitasnya dalam rangka mengidentifikasi kebutuhan keluarga miskin, memformulasikan cara-cara untuk memenuhi kebutuhannya, mengawasi dan memonitor program secara efektif, serta tugas pokok lainnya. Selain itu, Sudikerta juga minta agar para pendamping ikut mengawasi pemanfaatan dana untuk Gerbangsadu, yang telah digelontorkan oleh Provinsi sebesar 1 Milyar 20 juta bagi setiap desa penerima bantuan Gerbangsadu di Bali. Dari jumalah kucuran dana tersebut 20% diperuntukan sebagai operasional kegiatan  Gerbangsadu, sedangkan 80%nya dipergunakan untuk peningkatan ekonomi kerakyatan melalui Pembangunan Desa (BUMDES). “Oleh karena dana ini untuk mensejahterakan rakyat, maka diperlukan peran aktif pendamping dalam memantau penggunaan dana tersebut, agar sesuai dengan juklak juklisnya,” ujar Sudikerta.

Sementara itu Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Daerah (BPMPD) Provinsi Bali Ketut Lihadnyana, juga sebagai SKPD leading scktor dari kegiatan ini melaporkan bahwa total jumlah pendamping Gerbang Sadu Mandara dari tahun 2013-2015 adalah 120 orang. Ia juga mengungkapkan, selain mendengarkan arahan terkait dengan tugas-tugas pokoknya, 120 orang pendamping ini juga akan menandatangani surat perjanjian kerja (SPK) agar sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Ketut Lihadnyana, juga melaporkan bahwa untuk meningkatkan efektifitas kerja dan kesejahteraan pendamping maka pada tahun 2015 ini gaji pendamping akan dinaikkan. Dimana sebelumnya para pendamping ini hanya mendapat gaji Rp.1.500.000,00- maka akan dinaikan menjadi RP.2.000.000,00. Ia berharap para pendamping ini dapat melaksanakan tugasnya dengan baik serta membantu Pemerntah dalam mengatasi kemiskinan di Bali, agar masyarakat Bali memperoleh kesejahteraan hidup yang merata.

Dalam kesempatan tersebut hadir pula perwakilan dari Dirjen Pajak di Bali, yang nantinya akan memberikan pengarahan terkait perpajakan. Selain itu acara pengarahan juga dihadiri oleh seluruh Prebekel se-Bali. (SB-hum)

Comments

comments