Pencurian Menjadi Kendala Distribusi Air di Nusa Penida

77

SULUH BALI, Nusa Penida – UPT Sistem Penyedian Air Minum (SPAM) Guyangan dalam pengelolaan distribusi air ke masyarakat terhambat. Kejadian ini disebabkan karena ulah masyarakat yang menyolong air di pipa induk.

Kepentingan pribadi yang diutamakan mengabaikan kepentingan bersama. Sehingga, distribusi air ke plosok terganggu. Di satu sisi petugas tidak bisa memantau maksimal ulah masyarakat.

Hal ini disampaikan Koordinator SPAM Guyangan I Made Mustika saat ditemui di kantornya di Banjar Tulad, Desa Batukandik, Senin (7/9/2015) mengatakan distribusi dari hulu ke hilir mengalami masalah. Pipa induk banyak disunat warga. Kita tidak bisa berbuat banyak karena ulah warga.

Pantuan di lapangan sering kita menemukan pipa induk sengaja diakalin untuk bisa dialirkan ke rumahnya. Sisi lain, masyarakat yang air tidak mengalir teriak-teriak, “ ujarnya.

Antisipasi musim kering, masyarakat bisa memohon pengambilan air jika syarat ada keterangan dari pihak desa atau camat. Jika keadaan darurat kami siap membantu, “ imbuhnya.

Distribusi air di masing-masing desa pembagian air secara bergilir. Sementara wilayah mengalami transmisi pipa (pipanisasi) atau penggantian air di stop sementara.

SPAM Guyangan melayani distribusi air yang tidak terlayani PDAM Klungkung terutama bagian atas seperti Ped, Kutampi Kaler dan daerah perbukitan seperti Batumadeg, Bunga Mekar, Pejukutan, Tanglad, Sekartaji, dan Batukandik.

Warga sangat menyayangkan sikap beberapa oknum yang mementingkan dirinya sendiri. Padahal masyarakat sangat membutuhkan cipratan air Guyangan secara merata, “ berang warga yang namanya tak mau dipublikasikan.

“ Saya lagi bahas permasalahan ini dengan koordinator SPAM Guyangan. Langkah yang diambil nantinya tentu ada tahapan-tahapannya dengan melibatkan instansi terkait dan pihak perangkat desa, sebelum mengambil pendekatan hukum. Saya harus gerak cepat, “ kata Kapolsek Nusa Penida Kompol Gede Arianta. (SB-sjd)

Comments

comments