Pencarian Nelayan Hilang Dihentikan Sementara

58

SULUH BALI, Mangupura – Pencarian Nelayan yang hilang di perairan Uluwatu Juhari (67) akhirnya dihentikan oleh tim Basarnas, Polair, TNI AL, Pokmaswas, dan kepolisian, Senin (29/12/2014) Dikarenakan kurang efektifnya operasi pencarian dengan menggunakan alat utama dan pergerakan tim gabungan.

Namun tidak serta membuat semua pencarian dihentikan, pencarian tersebut dilanjutkan dengan perantauan dan koordinasi bila ada tanda-tanda korban. “Kita siap melakukan pencarian lagi jika ada tanda-tanda korban diketemukan, misalnya jika ada baju atau identitas dan ciri-ciri korban yang diketemukan,”terang Kasi Operasional SAR Denpasar,  Wayan Suyatna ketika dihubungi Senin (29/12/2014) kemarin, atas seizin Kepala Kantor SAR Denpasar, Didi Hamzar.

Hingga saat ini, pihaknya belum bisa memastikan apakah nelayan tersebut tenggelam dikarenakan posisi kapal sendiri bukannya terbalik, melainkan ditinggalkan.

“Jika mencari ikan, paling tidak itu tidak sendirian, apalagi katanya mencari gurita‎. Namun selama ini kita tetap berusaha secara maksimal untuk mencari neyan bersangkutan dengan bekerjasama dengan instansi terkait, seperti Pol Air, TNI AL, Kepolisian, Pokmaswas dan pihak terkait lainnya. Namun belum ada tanda-tanda yang diketemukan dalam pencarian,”ungkap Suyatna.

Dirinya tetap berharap agar nelayan yang bersangkutan bisa selamat diketemukan, sebab bisa saja yang bersangkutan berenang ke pinggiran dan kemungkinan lainnya.

“Arus laut‎ sangat besar, tapi kami tetap masuk pelan-pelan. Dari arus sendiri mengarah menuju ketimur, sehingga pesisir timur dan yang wilayah lainnya tetap kita pantau. Baik dari udara, laut maupun darat,”papar Suyatna.

Sementara itu ditemui terpisah, Ketua Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Segara Madu, Kelompok nelayan Samanjaya, I Nyoman Pulir yang ikut dalam usaha pencarian mengaku juga kesulitan dalam melakukan pencarian. Hal tersebut dikarena arus laut begitu keras, apalagi cuaca juga sangat tidak bersahabat.

“Sejak empat hari lalu kita juga telah melakukan pencarian dengan bersama tim gabungan. Namun hari ini kita hentikan karena cuaca sangat buruk, kita tidak berani melawan arus yang tidak bersahabat karena sangat berbahaya,”terang Pulir.(SB-Ijo)

Comments

comments

Comments are closed.