Peminat Beasiswa Belanda Dari Bali Masih Kurang

118
Indy Hardono selaku, Team Coordinator Scholarship Netherland Education Support Office Indonesia. |foto-ijo|

SULUH BALI, Denpasar – Pemerintah Belanda memberikan beasiswa kepada seluruh pelajar di Indonesia untuk melakukan studi di Belanda, baik untuk program master, short course hingga kursus singkat.

Sayangnya hingga saat ini, minat para professional muda di Indonesia untuk menempuh pendidikan di Belanda masih perlu di dorong lebih jauh. Oleh karena itu Nuffic Neso Indonesia memberikan informasi kepada pelajar Indonesia untuk menempuh pendidikan di Belanda.

Indy Hardono selaku, Team Coordinator  Scholarship Netherland Education Support Office Indonesia mengatakan pemerintah belanda telah memberikan beasiswa kepada pelajar di Indonesia dan berkesempatan menempuh pendidikan di Belanda yang bertujuan untuk pembangunan Indonesia kedepannya melalui sumber daya manusia yang handal

“Pemerintah Belanda telah memberikan beasiswa kepada pelajar Indonesia untuk menempuh pendidikan di Belanda. Semua itu tanpa ada ikatan harus mengabdi kepada pemerintah Belanda setelah lulus nanti. Sekarang ini sudah ada 4000 pelajar Indonesia menempuh studi di Belanda, namun pelajar dari Bali masih kurang dari 10 % dan paling banyak masih dari Pulau Jawa. Hal ini yang masih menjadi perhatian kami,” terangnya, Senin (07/12/2015).

Indy menyebutkan meskipun setiap tahunnya peminat beasiswa ke Belanda cukup banyak, namun pihaknya berharap ada lebih banyak pelajar di Indonesia maupun professional muda, khususnya Bali untuk memanfaatkan beasiswa tersebut.

“Meskipun minat pelajar di Indonesia banyak yang minat menempuh pendidikan di Belanda, tetapi kami tahun lalu hanya memberangkatkan 1 orang yang lolos seleksi. Kedepannya kami harap pelajar dari Bali banyak yang memaanfaatkan peluang beasiswa ke Belanda Ini, karena sampai sekarang peminat maupun pelamar dari Bali masih sangat kurang. Ini yang masih ingin kami cari tahu,” ujarnya.

Menurutnya, dengan dibuka peluang beasiswa bagi pelajar Indonesia, belajar ke luar negeri bukan lagi suatu hal yang mewah, namun sudah jadi suatu kebutuhan dan salah satu alternatif bagi mahasiswa Indonesia khususnya Bali untuk meningkatkan persaingan secara global.

“Kami memberikan peluang yang besar kepada pelajar Indonesia melalui beasiswa Stuned ini. Karena Belanda menganggap Indonesia sebagai Partner strategis dalam bidang ekonomi dan perdagangan. Dengan adanya peluan ini belajar ke luar negeri bukan lagi suatu hal yang mewah, namun sudah jadi suatu kebutuhan dan salah satu alternatif bagi mahasiswa Indonesia khususnya Bali untuk meningkatkan persaingan secara global,” ungkapnya. (SB-Ijo)

 

Comments

comments